BULUKUMBA, BKM–Legislator Partai Gerindra Bulukumba Efhi Wahyudi Masri atau lebih akrab disapa Haji Adan mengapresiasi pemerintah daerah yang telah menyulap Pantai Merpati jadi ikon baru di Bumi Panritalopi. Dia menilai, ciri khas Pantai Merpati adalah ‘City Beach’ atau Pantai Kota yang moderen.
“Pantai Merpati sebagai city beach gaungnya harus dengan konsep modern. Saya melihat desain-desainnya sudah moderen. Seperti panggungnya, anjungan, lapak UMKM dan lainnya,” ungkap Haji Adan kepada Reporter Berita Kota Makassar di Bulukumba, baru-baru ini.
Haji Adan yang juga Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Bulukumba ini menilai, Pantai Merpati sudah menjadi ikon dan destinasi wisata baru di Bumi Panritalopi. Namun demikian, Adan berpendapat harus ada identitas pembeda antara Pantai Merpati, Pantai Bira, dan pantai-pantai lainnya.
“Kalau Pantai Merpati, konsep modern harus ditonjolkan. Tetapi kalau Pantai Bira, Bara dan pantai lainnya, sisi naturalnya harus dipertahankan. Karena orang berkunjung ke sana rata-rata ingin ‘healing’,” jelasnya.
Adan yang juga peraih suara terbanyak di Pileg Bulukumba tahun 2024 di semua Dapil ini, optimistis Pantai Merpati akan semakin maju ke depan. Dia bilang, segmentasi pengunjung antara pantai Merpati, pantai Bira dan pantai-pantai lain ada pembeda.
“Saya kira konsep kepariwisataan Pantai Merpati tak boleh dibenturkan dengan pantai-pantai lain. Karena masing-masing pengunjungnya akan berbeda. Sehingga memang perlu adanya kolaborasi yang baik,” jelasnya.
Lebih lanjut, Adan berharap agar kawasan Pantai Merpati lebih dikembangkan lagi ke depan. Sebab, dia menilai kawasan Pantai Merpati memberi banyak efek domino.
“Dengan adanya pantai Merpati, UMKM semakin tumbuh berkembang. Perputaran ekonomi masyarakat lebih meningkat. Daya beli masyarakat bertambah,” imbuhnya. (ful/rif/c)
