MAKASSAR, BKM — Benteng Panynyua English Club (BPEC) mengadakan kegiatan sharing discussion yang berlangsung di Benteng Rotterdam Kota Makassar, Minggu (20/4)
. Ajang ini diperuntukkan bagi kalangan masyarakat umum, termasuk kalangan mahasiswa dan pelajar.
Andi Aghi selaku Presiden BPEC menyampaikan bahwa sejumlah komunitas dan sekolah yang turut berpartisipasi dalam diskusi ini, seperti Indonesia-Australia Youth Assosiation, Prodi Ekonomi Bisnis Unismuh Makassar, hingga sekolah dasar dari Kabupaten Bantaeng.
“Untuk kali ini kami mengadakan diskusi mengenai jalur pelayaran dan perdagangan karena punya historis panjang tentang Makassar dan Australia sebelum Indonesia terbentuk,” ujarnya.
Kegiatan ini, lanjutnya, juga berorientasi pada pengenalan budaya, khususnya yang ada di Provinsi Sulawesi Selatan. Menurut Aghi, sangat penting bagi generasi muda untuk bisa memahami tentang nilai-nilai yang diajarkan dalam sejarah.
“Kami berharap dengan adanya kegiatan ini setiap generasi muda bisa lebih paham mengenai sejarah kita, karena kalau bukan kita siapa lagi,” tandasnya.
Sebagai komunitas bahasa Inggris, BPEC berperan aktif dalam ranah kepemudaan. Komunitas ini merupakan organisasi yang non profit sehingga tidak memungut biaya dalam melakukan berbagai edukasi, termasuk dalam bidang bahasa.
BPEC turut aktif dalam kegiatan kemanusiaan hingga publikasi, seperti berkegiatan untuk panti asuhan sampai melakukan broadcaster untuk stasiun televisi.
“Kami berbicara dalam bahasa Inggris. Jadi ranahnya bukan lagi nasional, tapi internasional,” terangnya.
Ia berharap agar kegiatan ini dapat membuat para partisipan menjadi lebih paham mengenai sejarah yang diceritakan, dan dapat menerapkan nilai yang terkandung di dalamnya
“Kami berharap mereka bisa lebih mengerti tentang sejarah yang didengar, diceritakan dan diterapkan di kemudian hari,” tutupmua. (yus)
