Site icon Berita Kota Makassar

Wanita Ngaku Dibegal ternyata Berbohong

PAREPARE, BKM — Seorang wanita Rita (42) melapor ke polisi usai mengaku menjadi korban begal hingga uang senilai Rp 1,5 juta dirampas pada Jumat (2/5) lalu. Beritanya pun sempat viral di media sosial. Usut punya usut, Rita ternyata merekayasa laporannya agar pihak keluarga dapat membantu membayar angsuran sepeda motornya di pembiayaan.

“Sempat viral dimedia sosial bahwa dia telah dibegal dan mengalami kerugian sekitar Rp 1,5 juta dan luka pada bagian tangan. Sehingga melakukan pelaporan polisi, katanya dibegal, ditodongkan pisau di lehernya,” ujarnya saat melapor ke polisi.

Dalam laporannya, Rita mengaku dibegal di Jalan Bambu Runcing Kelurahan Bumi Harapan Kecamatan Bacukiki Barat Kota Parepare. Polisi lantas curiga dengan pengakuan Rita setelah dilakukan penyelidikan di lapangan.
”Kita interogasi dan dia mengakui kalau tidak dibegal. Alasannya melapor tindak pidana pencurian dengan kekerasa (curas) yang dialaminya agar pihak keluarga dapat membantu membayar angsuran sepeda motornya di Pembiayaan FIF sebesar Rp.1.3 juta setiap bulan,’ ujar Kapolres Parepare AKBP Arman Muis Rabu (7/5).

Kapolres Parepare menyebutkan Rita berharap dibantu oleh keluarga untuk membayar angsuran sepeda motornya sehingga dia pun nekat membuat laporan palsu ke polisi. Sebelumnya Rita memiliki uang sebesar Rp.1.5 juta untuk digunakan membayar tagihan angsuran sepeda motor, namun uang tersebut terjatuh dijalan bersama dompetnya.
Saat diperiksa polisi, Rita mengakui luka yang di laminya bukan akibat dibegal atau jambret melainkan luka tersebut berasal saat dirinya berkelahi dengan temannya dan terjatuh sehingga lengannya terkena besi yang terjadi di Jembatan Lemoe. (mup/C)

Exit mobile version