MAKASSAR, BKM–Lima kader senior Partai Amanat Nasional (PAN) sulit memprediksi bila Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN Kabupaten Gowa Hj Husniah Talenrang bisa mendapat kepercayaan dari ketua umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Sulawesi selatan menggantikan Ashabul Kahfi.
Kelima tokoh PAN itu yakni Ketua DPW demisioner Ashabul Kahfi, Wakil Ketua DPW demisioner yang juga ketua tim pengarah Musyawarah Wilayah (Muswil) PAN Sulsel Dr Usman Lonta, Wakil Ketua DPW demisioner yang juga ketua panitia Muswil Andi Muhammad Irfan AB, sekretaris DPW demisioner Andi Jamaluddin Djafar serta bendahara DPW demisioner Syamsuddin Karlos.
Sehari sebelumnya, Kahfi, Usman Lonta, Irfan AB dan lainnya mengaku bila belum ada rapat formatur dan sulit diketahui siapa yang punya peluang lebih besar.
Namun kini DPP PAN telah memutuskan Sitti Husniah Talenrang sebagai Ketua DPW dan Chaidir Syam menjadi sekretaris. Husniah yang juga Bupati Gowa didampingi Chaidir yang juga Bupati Maros dua periode sebagai sekretaris.
Chaidir mengatakan penentuan ketua dan sekretaris dipimpin langsung Zulhas dihadiri 24 DPD kabupaten/kota.
“Di situ, Pak Ketum memutuskan bahwa dengan berbagai pertimbangan dan untuk kebesaran PAN Sulsel kedepan maka diputuskan kepengurusan yakni ketua Ibu Husniah Talenrang dan Sekretaris saya sendiri. Itulah keputusannya,” kata Chaidir, Selasa (13/5).
Keputusan DPP atas keterpilihan Husniah digelar di kediaman Zulhas dengan musyawarah.
Bupati Maros ini menuturkan, Ketum Zulhas kemudian memerintahkan untuk segera menyusun kepengurusan DPW PAN Sulsel kedepan.
“Kepengurusan yang kita buat akan begitu solid, kuat dan kompak untuk mengembalikan kejayaan PAN di Sulsel,” ujarnya.
Kahfi yang juga mantan Ketua DPW PAN Sulsel empat periode membenarkan bila Husniah dan Chaidir telah ditetapkan sebagai ketua dan sekretaris.
“Iye, betul diputuskan ketua Husniah, sekretaris Chaidir,”ujar Kahfi, Selasa kemarin.
Muswil PAN Sulsel yang digelar di Hotel Claro Makassar Minggu 4 Mei lalu menetapkan empat nama sebagai formatur calon Ketua DPW PAN Sulsel periode 2025–2030 yakni Kahfi, Husniah, Chaidir dan Viva Yoga dari unsur DPP. (jun/rif)
Zulhas Minta PAN Sulsel Raih Unsur Pimpinan Pada Pileg 2029
DUA Bupati yang wilayahnya berbatasan dengan Makassar ibukota Sulawesi selatan yakni Gowa dan Maros mendapat tugas sangat berat dari ketua umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan (Zulhas)
Keduanya yakni Bupati Gowa Husniah Talenrang dan Bupati Maros Chaidir Syam yang baru saja ditugaskan oleh Zulhas untuk membawa PAN meraih kursi pimpinan di DPRD Sulsel pada pemilu legislatif (Pileg) 2029 mendatang.
Sebab hasil Pileg 2024 lalu, PAN hanya mendapat empat kursi dan menjadi fraksi gabungan bersama Partai Hanura yang mengontrol satu kursi.
“Karena di Sulsel kita pernah meraih sembilan kursi dimana saat ini turun hanya empat kursi. Sehingga inilah target kedepan PAN bisa menduduki kursi pimpinan pada pemilu legislatif 2029,”ujar Chaidir Syam.
Tak hanya itu, ia juga diminta menaikkan kursi PAN untuk tingkat DPR RI. Dari yang saat ini hanya tiga kursi, menjadi lima kursi pada Pileg 2029. Tiga kursi PAN di senayan diisi oleh Ashabul Kahfi, Andi Yuliani Paris dan Muslimin Bando.
Tugas berikutnya lanjut Chaidir, ia akan menyiapkan pelaksanaan musyawarah daerah (Musda) di semua kabupaten/kota ditargetkan berlangsung Juni atau Juli mendatang.
“Sehingga nanti di Agustus, persoalan struktur baik di tingkat wilayah sampai kabupaten/kota sudah rampung dan bersiap menyambut pelaksanaan Pemilu legislatif 2029,” bebernya.
Suara dan kursi PAN Sulsel pada dua Pileg terakhir terus menurun yakni empat kursi di Pileg 2024, sementara Pileg 2019 PAN masih mengontrol tujuh kursi.
Sebelumnya Pileg 2009 PAN meraih sembilan kursi dan menempatkan Ashabul Kahfi sebagai Wakil Ketua DPRD Sulsel, begitupula ketika Pileg 2014 PAN tetap mendapat sembilan kursi dan tetap Kahfi sebagai Wakil Ketua DPRD Sulsel. (rif)
