Site icon Berita Kota Makassar

Mahasiswi Unhas Ditemukan di Bawah Jembatan Dusun Tombolo

MAROS, BKM — Pencarian terhadap Marsanda (20), mahasiswi Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin (Unhas) yang dilaporkan hilang akibat terseret arus Sungai Sapanna di Desa Bonto Matinggi, Kecamatan Tompobulu, akhirnya membuahkan hasil.
Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia oleh tim SAR gabungan pada Selasa sore (13/5).

Kapolsek Tompobulu, AKP Makmur, mengungkapkan, mayat Marsanda ditemukan sekitar pukul 17.00 Wita, terbawa arus hingga sejauh enam kilometer dari lokasi awal ia dinyatakan hilang.
”Korban ditemukan di bawah jembatan Dusun Tombolo, Desa Tompobulu, tepat di belakang rumah warga,” katanya.
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar, Andi Sultan, menyatakan, korban dievakuasi sekitar pukul 17.40 Wita menuju Puskesmas Tompobulu untuk proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut.

Upaya pencarian Marsanda melibatkan sebanyak 250 personel dari berbagai unsur.
”Tim gabungan ini terdiri dari BPBD Kabupaten Maros, Basarnas Makassar, TNI-Polri, SAR Universitas Negeri Makassar, serta potensi SAR lainnya dan masyarakat setempat,” ujarnya.
Sementara itu, sepupu korban, Andi Apip, menyampaikan pihak keluarga baru menerima kabar hilangnya Marsanda pada malam hari setelah kejadian dan langsung berangkat dari Kabupaten Bone ke Maros.

”Dia sudah dinyatakan lulus CPNS dan dijadwalkan berangkat ke tempat tugas di Polewali Mandar pada 28 Mei. Tapi dia memilih berlibur dulu bersama teman-temannya,” ujarnya.
Marsanda diketahui datang ke lokasi bersama empat rekannya untuk berwisata. Namun saat tengah bermain di aliran sungai, air bah datang secara tetiba dan menyeret korban. (ari/c)

Exit mobile version