USAHA kuliner di Kota Makassar terus berkembang pesat. Termasuk bisnis kafe yang kian menjamur di berbagai sudut kota.
Namun, kondisi tersebut tidak membuat Eriansyah, seorang pengusaha muda asal Kendari, ragu untuk mengambil langkah besar dalam bisnisnya.
Ia resmi mengambil alih pengelolaan Kafein, sebuah kafe yang telah berdiri selama lima tahun dan tepat pada bulan Ramadan lalu ia akhirnya bisa mengambil alih.
“SAYA menjalankan kafe ini sudah cukup lama. Tapi Alhamdulillah kami bisa take over tempat ini pada bulan Ramadan kemarin,” ungkap Eriansyah saat diwawancarai untuk kanal Youtube BKM News.
Dengan semangat baru, Eriansyah menghadirkan konsep berbeda pada Kafein. Ia ingin pengunjung yang datang merasakan kenyamanan layaknya berada di rumah sendiri.
Menurutnya, atmosfer yang tenang dan akrab menjadi daya tarik utama bagi pelanggan, terutama mereka yang membutuhkan tempat bersantai, bekerja, atau berkumpul bersama keluarga dan teman.
“Konsepnya itu suasana kembali ke rumah. Karena itu, orang-orang yang datang ke sini rata-rata membutuhkan suasana tenang,” jelas Eriansyah.
Pria yang karib disapa Erik ini menilai, meski kafe di Makassar sangat banyak, hal itu bukanlah hal yang perlu ditakuti. Ia memandangnya sebagai sebuah tantangan, bukan kompetisi.
Baginya, yang terpenting adalah bagaimana menciptakan nilai lebih dan menghadirkan sesuatu yang berbeda kepada pelanggan.
“Kalau saya lihat, kafe itu bisa dibilang menjamur di Makassar. Tapi saya kira itu tantangan. Teman-teman yang bergelut di dunia kafe saya rasa bukan kompetitor, karena rezeki sudah diatur,” ujarnya dengan tenang.
Sejalan dengan visinya tersebut, Eriansyah mulai melakukan sejumlah inovasi. Termasuk memperluas jenis menu yang ditawarkan. Ia kini menggabungkan konsep kafe dan resto, dengan menyajikan beragam pilihan makanan, mulai dari kuliner barat hingga hidangan khas nusantara.
Salah satu langkah inovatifnya adalah menjalin kerja sama dengan Bebek Wangi Rempah, sebuah brand kuliner yang terkenal dengan cita rasa khasnya.
“Dari awal Kafein ini belum ada menu bebek. Karena itu saya antusias untuk berkolaborasi dengan Bebek Wangi Rempah,” tuturnya.
Dengan adanya kolaborasi ini, pengunjung Kafein kini dapat menikmati hidangan bebek dengan cita rasa khas rempah yang menggugah selera. Menu ini menjadi pelengkap dari sejumlah sajian andalan Kafein lainnya, seperti nasi goreng Kafein dan es kopi gula aren Kafein, yang telah menjadi signature menu mereka.
Tak hanya fokus pada makanan dan minuman, Eriansyah juga terus berupaya meningkatkan kenyamanan ruang dan pelayanan, agar Kafein benar-benar menjadi “rumah kedua” bagi para pelanggannya.
Dengan strategi yang matang dan konsep yang kuat, Eriansyah berharap Kafein dapat terus berkembang dan menjadi salah satu destinasi kuliner favorit di Makassar. (jar)
