SINJAI,BKM– Upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik di tingkat desa terus dilakukan. Salah satunya melalui Pelatihan Desa Madani Tahun 2025 yang diikuti lima desa dari Kabupaten Sinjai.
Pelatihan ini resmi dibuka pada Selasa (20/5/2025) secara virtual lewat Zoom Meeting. Kegiatan ini dipusatkan di Gedung Command Center, Kompleks Rumah Jabatan Bupati Sinjai, dan dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdakab Sinjai, A. Irwansyahrani Yusuf, yang mewakili Bupati.
Program ini diselenggarakan oleh Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Manajemen Pemerintahan (Pusjar SKMP) Lembaga Administrasi Negara (LAN). Rangkaian pelatihan dijadwalkan berlangsung lebih dari dua bulan, mulai 20 Mei hingga 23 Juli 2025.
Ketua Pusjar SKMP LAN, Muhammad Aswad, secara resmi membuka kegiatan yang juga melibatkan dua kabupaten lainnya: Takalar dan Pangkep.
Lima desa dari Sinjai yang ikut serta adalah Desa Terasa (Sinjai Barat), Desa Bonto Sinala (Sinjai Borong), Desa Salohe (Sinjai Timur), Desa Palangka (Sinjai Selatan), dan Desa Buhung Pitue (Pulau Sembilan).
Dalam sambutannya, A. Irwansyahrani menekankan pentingnya pelatihan ini untuk membangun desa yang berdaya.
“Harapannya, pelatihan ini dapat mempercepat pembangunan nasional sesuai dengan harapan pemerintah pusat dalam mewujudkan Asta Cita, di mana pembangunan dimulai dari desa. Jika desa sudah maju, ini tentu akan menopang dan menunjang pembangunan di seluruh wilayah Indonesia,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini penting untuk meningkatkan kapasitas aparatur desa.
“Pelatihan ini dapat menghasilkan aparatur desa yang berkapasitas dan berkompetensi tinggi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, demi terwujudnya tata kelola pemerintahan desa yang efektif dan responsif,” jelasnya.
