pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Desak Pemkot Makassar Prioritaskan Kesejahteraan Petani Barombong

IST Andi Tenri Uji Idris

MAKASSAR, BKM–Sorotan kembali dilayangkan legislator Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan DPRD Kota Makassar Andi Tenri Uji Idris yang mendesak Pemerintah Kota Makassar agar tidak hanya responsif dalam menangani kelangkaan pupuk, tetapi juga memastikan kesejahteraan petani di kawasan strategis seperti Barombong benar-benar menjadi prioritas pembangunan.
“Barombong itu bukan sekadar daerah pinggiran, tapi kawasan penyangga ketahanan pangan Kota Makassar. Di sana masyarakat menggantungkan hidup dari hasil bumi pertanian dan perikanan. Maka, perhatian terhadap mereka bukan sekadar program rutin, tapi komitmen nyata,”tegas Andi Tenri, Selasa (20/5).

Sebagai Sekretaris Komisi B DPRD Makassar ini, memberikan apresiasi terhadap langkah cepat dinas terkait dalam merespons keluhan petani soal ketersediaan pupuk. Namun, ia menegaskan bahwa permasalahan tak cukup selesai hanya dengan reaksi sesaat.
“Faktanya di lapangan, petani kita masih kesulitan mendapatkan pupuk, baik dari bantuan pemerintah maupun membeli secara mandiri. Ini sinyal bahwa sistem distribusi dan pengawasan stok masih belum optimal,” beber legislator dari Dapil Mamarita.

Lebih lanjut, ia menilai bahwa pemerintah perlu melakukan perbaikan menyeluruh dalam manajemen pupuk, termasuk mempercepat penyaluran dan menyesuaikan pasokan dengan kebutuhan aktual petani yang mengalami frekuensi panen tinggi hingga 3 sampai 4 kali setahun.
“Kalau panen sampai empat kali setahun, lalu pasokan pupuk seret, bagaimana mereka mau maksimalkan produktivitas? Ini menyangkut hajat hidup banyak orang. Saya minta ini jadi prioritas eksekutif di tahun anggaran berjalan,” ujarnya.

Tak hanya itu, Andi Tenri juga menyoroti akar masalah kelangkaan pupuk yang kerap kali berawal dari pusat. Menurutnya, keterlambatan distribusi dari pemerintah pusat turut memperparah kondisi di lapangan. Karena itu, ia meminta Pemkot Makassar membangun koordinasi lebih intensif dengan pemerintah provinsi dan kementerian terkait.
Menyoal isu ketahanan pangan jangka panjang, Andi Tenri menilai program Urban Farming yang digagas Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memiliki potensi besar sebagai alternatif solusi. Namun, ia menekankan pentingnya komitmen serius dalam implementasinya.
“Program Urban Farming ini bisa jadi solusi jangka menengah, tapi jangan hanya berhenti sebagai wacana. Harus dikuatkan dari sisi anggaran, pendampingan teknis, hingga perluasan wilayah penerapan,” jelasnya.

Ia menambahkan, jika diterapkan maksimal, program tersebut bukan hanya menopang kebutuhan pangan rumah tangga, tetapi juga memperkuat budaya kemandirian masyarakat kota dalam menghadapi krisis pangan.
“Saya yakin, jika dijalankan serius, urban farming bisa memenuhi beberapa persen kebutuhan pangan warga kota. Ini sejalan dengan visi Makassar sebagai kota modern yang tetap berpihak pada kekuatan lokal,” pungkasnya.(ita/rif)



×


Desak Pemkot Makassar Prioritaskan Kesejahteraan Petani Barombong

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link