Site icon Berita Kota Makassar

410 Calon Siswa Luar Sulsel Berebut Kursi Sekolah Unggulan

MAKASSAR, BKM — Tes Potensi Akademi (TPA) masuk SMA unggulan di Kota Makassar kembali dilaksanakan. Sebanyak 410 calon siswa luar Sulawesi Selatan (Sulsel) mengikuti tes. Mereka akan memperebutkan kursi pada empat sekolah unggulan, masing-masing SMAN 1, SMAN 2, SMAN 5, dan SMAN 17 Makassar.

Bagian Teknis Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Sulsel 2025 Muliyama Tanjung, menyebutkan 410 ini melakukan tes by zoom. Sebab, ini memudahkan bagi mereka untuk tes dan bisa di daerah masing-masing.

“Hari ini (kemarin) peserta dari luar Sulsel 410 yang mengikuti TPA by zoom. Persyaratannya itu menggunakan dua handphone. Satunya untuk pelaksanaan soal, satunya untuk zoom. Meletakkan tiga buah cermin dari sisi kanan kiri dan belakang guna memperlihatkan kondisi sekitar saat melakukan TPA,” terang Muliyama, Jumat (23/5).

SMA unggulan di Sulsel hanya akan menerima 1.548 orang siswa. Rinciannya, SMA 1 Makassar menerima 11 rombel dengan 396 siswa, SMA 2 10 rombel 360 siswa, SMA 5 sebanyak 12 rombel 432 siswa, dan – SMA 17 berjumlah 10 rombel 360 siswa.

TPA telah digelar pada 15 hingga 19 Mei 2025 lalu, dan nilainya sudah langsung diketahui oleh calon siswa dan juga pihak sekolah atau panitia SPMB Sulsel 2025.

“Jadi soalnya itu ada 60 nomor dengan waktu pengerjaan diberikan 60 menit saat TPA,” kata Kabid SMA Disdik Sulsel Muhammad Nur Kusumajaya beberapa waktu lalu.

Ia juga menyampaikan, TPA ini dilaksanakan sebelum pendaftaran untuk sekolah unggulan di Sulsel. Nantinya, setelah TPA ini akan ada pendaftaran.

“Jadi tes TPA dulu baru pendaftaran. Nanti dalam pendaftaran akan diakumulasi nilai TPA dengan nilai raport sekolah semester 1-5. Pendaftaran dimulai 26-28 Mei 2025 nanti,” jelas Kusuma.

Adapun pengumuman kelulusannya akan disampaikan pada 2 Juni 2025 mendatang.

“Nanti itu akan ada perangkingan. Misalnya di SMA 1 Makassar hingga ranking 396, di bawah itu tidak lulus. Jadi SMA unggulan ini tidak ada jalur afirmasi dan jalur lainnya. Siapa saja bisa daftar di sekolah unggulan,” terang Kusuma.

Sebelumnya, dalam TPA yang dilaksanakan 15-19 Mei terdapat 300 calon siswa mendapat nilai nol. Ratusan calon siswa ini telah mengerjakan soal secara online dan tanpa kendala sistem.

Muhammad Nur Kusumajaya menyebut, 300 orang ini telah menjawab soal TPA untuk masuk sekolah unggulan dan telah masuk dalam sistem. Dari jawaban yang dikerjakan, tak ada satu pun jawaban yang benar.

“Ada (hampir) 300 orang mendapat nol untuk masuk di sekolah unggulan. Tidak ada satu pun jawaban yang benar. Jadi mereka mengerjakan soal bukan karena sistem yang bermasalah. Kami panitia memastikan tak ada kendala kalau online ini, tak ada pengulangan bagi mereka yang telah menjawab soal tanpa kendala sistem, termasuk 300 orang tersebut,” terangnya.

Adapun selain 300 orang itu, tercatat 1.614 calon siswa mengikuti TPA ulang masuk SMAN unggulan di Kota Makassar. Tes itu terbagi dalam empat sesi dan dilakukan dilaksanakan Kamis (22/5) lalu. Sesi pertama sebanyak 546 orang, sesi dua sebanyak 802 calon siswa, sesi tiga ada 255 orang, dan sesi sempat berjumlah 11 orang.

Nur Kusumajaya menyatakan, adapun yang mengikuti TPA ulang masuk sekolah unggulan ini merupakan calon siswa yang mengalami kendala teknis dalam tes sebelumnya yang dilakukan pada 15, 16, 17 dan 19 Mei 2025 lalu.

“Kalau kemarin yang nilainya nol tapi tidak terkendala teknis, itu tidak masuk pengulangan atau tidak diberikan kompensasi. Kalau yang terkendala dibuatkan berita acara dilakukan pengulangan,” terang Kusuma.

Ia menegaskan, tak akan ada lagi kompensasi bagi mereka yang masih terkendala teknis karena kesalahan calon murid sendiri yang melakukan tes ini, sebab ada jadwal yang perlu dilanjutkan nantinya.

“Masih ada rangkaian SPMB. Jadwalnya mepet,” terang Kusuma. (jun)

Exit mobile version