MAKALE, BKM–Politisi Partai Golkar selaku Ketua Panitia Khusus (Pansus) rancangan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tana Toraja 2025 Randan P. Sampetoding berharap agar seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berperan aktif memberikan saran, pemikiran kritis, dan masukan yang solutif.
Randan tidak menampik, partisipasi berbagai pihak sangat diperlukan demi menghasilkan perencanaan yang berkualitas.
“Perencanaan baik lahir dari kolaborasi antara pemerintah, akademik, pelaku usaha, dan masyarakat sipil,”ujar Randan ketika melakukan pembahasan bersama OPD yang dihadiri Sekda dr Rudhy Andi Lolo.
Randan optimistis, kolaborasi dan sinergi antarsektor, RPJMD disusun tidak hanya bersifat teknokratis, namun menjawab kebutuhan riil masyarakat dan mencerminkan nilai-nilai kearifan lokal.
SebelumnyaSekda dr Rudhy Andi Lolo mengatakan bila RPJMD merupakan dokumen perencanaan strategis menentukan arah pembangunan daerah lima tahun ke depan.
Menurut Rudhy, RPJMD, menetapkan prioritas pembangunan, sasaran, serta indikator kinerja terukur dan realistis.
“RPJMD tidak sekadar memenuhi amanat regulasi, melainkan proses menjamin kesinambungan pembangunan berbasis data, aspirasi masyarakat, serta potensi riil di daerah,”katanya. (gus/rif/d).
