MAKASSAR, BKM–Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar menilai, revitalisasi Lapangan Karebosi yang dilakukan Pemerintah Kota Makassar gagal terselesaikan.Dewan bahkan mengkritisi kinerja Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Makassar yang dinilai
lemah dalam perencanaan dan pengawasan.
Wakil Ketua Komisi D Bidang Kesejahteraan Rakyat DPRD Makassar, Fahrizal Fahmi Husain, menyebut, proyek revitalisasi Karebosi macet bukan hanya karena kendala teknis, melainkan akibat kelalaian administratif dan lemahnya seleksi terhadap penyedia jasa. Menurutnya, Dispora terlalu longgar dalam menyeleksi kontraktor, tanpa mempertimbangkan kapasitas riil mereka.
”Tender proyek ini sejak awal sudah bermasalah. Jaminan bank dari kontraktor tidak diuji secara kredibel. Akibatnya, pekerjaan terhenti dan masyarakat kehilangan akses terhadap ruang publik yang seharusnya menjadi hak mereka,” ungkapnya, Senin (16/6).
Legislator Fraksi PKB Makassar ini juga menekankan bahwa Karebosi tidak bisa diperlakukan hanya sebagai proyek infrastruktur semata. Lapangan ikonik itu memiliki nilai sosial, kultural, dan ekologis yang besar bagi masyarakat urban Makassar.
”Revitalisasi Karebosi harus menjadi komitmen politik jangka panjang. Bukan proyek simbolik, jangan sampai ruang hidup warga dijadikan uji coba pengadaan yang asal-asalan,” katanya.
Sorotan serupa juga datang dari anggota DPRD Makassar lainnya, Ismail.Ismail menegaskan, selain memperbaiki infrastruktur dasar seperti lapisan rumput, drainase, dan jalur pedestrian, penataan kawasan Karebosi harus mencakup pembenahan bangunan pendukung yang berada di sekitar area.
”Kami mendorong agar kawasan Karebosi ditata secara menyeluruh. Tidak hanya lapangan, tapi juga bangunan pendukung seperti tribun, akses masuk, dan area UMKM. Ini penting agar kawasan ini kembali hidup dan fungsional,” ujarnya.
Ketua Komisi B Bidang Ekonomi dan Keuangan DPRD Makassar ini menambahkan, bahwa perbaikan tersebut akan dilakukan bertahap, sembari menunggu arahan teknis dari Wali Kota Makassar.”Kami masih menunggu arahan dari Pak Wali terkait konsep penataan dan tahapan pelaksanaannya. Yang pasti, DPRD akan mendukung penuh upaya ini asal ada perencanaan matang dan pengawasan ketat,” katanya.
Menurut legislator Fraksi Golkar Makassar ini, revitalisasi Karebosi merupakan langkah awal dari komitmen jangka panjang pemerintah untuk memperbaiki kualitas ruang publik di Makassar. Ia menyebut Karebosi sebagai simpul ruang sosial warga yang seharusnya dirawat dan dijaga dengan serius.
”Karebosi bukan cuma lapangan olahraga. Ini ruang sosial tempat warga berkumpul, beraktivitas, dan berinteraksi. Maka pengelolaannya harus berkelanjutan dan profesional,” tuturnya.(ita)
