MAKASSAR, BKM — Politeknik Maritim AMI Makassar (Polimarim) menggelar pelatihan dan uji kompetensi bagi taruna-taruni tingkat akhir dari tiga program studi, yaitu Transportasi Laut, Manajemen Pelabuhan, dan Manajemen Logistik, Rabu (18/6). Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Direktur Polimarim Dr Ir H Amrin di kampus Polimarim.
Dalam sambutannya, Dr Amrin menyampaikan apresiasi atas kehadiran para tamu undangan. Termasuk Direktur Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar Capt. Rudy Susanto, M.Mar., M.Pd., serta Ketua Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) P1 PIP Makassar Capt. Nurwahidah, M.Mar. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada para asesor kompetensi, dosen pendamping, dan seluruh peserta yang terlibat dalam kegiatan penting ini.
Sebanyak 128 peserta (asesi) mengikuti uji kompetensi. Mereka dibagi ke dalam empat skema sertifikasi, yakni
45 peserta pada skema Okupasi Freight Forwarder,
71 peserta pada skema Klaster Pelaksana Pengurusan Angkutan Laut,
8 peserta pada skema Okupasi Procurement Assistant Manager, dan
4 peserta pada skema Klaster Pelaksana Pengeluaran Barang Impor di Pelabuhan.
Menurut Direktur Polimarim, jumlah peserta yang signifikan ini mencerminkan tingginya antusiasme dan komitmen taruna-taruni untuk meningkatkan kompetensi serta profesionalisme di bidang maritim. Ia menegaskan bahwa uji kompetensi bukan sekadar formalitas, melainkan gerbang penting untuk mengukur kesiapan lulusan dalam menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif.
“Kami berharap para taruna dapat menunjukkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap profesionalisme yang telah dibina selama menempuh pendidikan di Polimarim. Raihlah hasil terbaik, karena sertifikasi ini akan menjadi bekal berharga dalam meniti karier di masa depan,” ujar Dr. Amrin.
Ia juga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada LSP P1 PIP Makassar atas kepercayaannya menunjuk Polimarim sebagai tuan rumah pelaksanaan uji kompetensi. Dirinya berharap kerja sama yang baik ini dapat terus berlanjut dan meningkat di masa yang akan datang.
Kegiatan uji kompetensi ini menjadi bagian dari upaya strategis Polimarim dalam menyiapkan lulusan yang tidak hanya memiliki ijazah akademik, tetapi juga sertifikasi keahlian profesional yang diakui secara nasional. Uji kompetensi tersebut akan berlangsung selama beberapa hari di bawah pengawasan ketat dari asesor yang telah tersertifikasi dan berpengalaman di bidangnya masing-masing.
Dengan pelaksanaan uji kompetensi ini, Polimarim menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan sumber daya manusia maritim yang unggul dan siap bersaing di pasar kerja, baik nasional maupun internasional. (rls)
