Site icon Berita Kota Makassar

Jerit Hati Pemilik Lapak yang Tergusur Kami Hanya Rakyat Kecil, Harus ke Mana Lagi?

SEJUMLAH lapak yang selama ini berdiri di Jalan AP Petta Rani III Makassar, Rabu (18/6) dibongkar personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Tempat berjualan coto dan yang lainnya itu menempel di dinding pagar tembok yang berbatasan dengan sebuah gerai makanan siap saji.

PEMBONGKARAN ini menyisakan kesedihan mendalam bagi warga yang terdampak. Salah satunya seorang ibu bernama Erna. Dengan nada emosional ia mengungkapkan secara emosional betapa beratnya menerima kenyataan bahwa lapaknya yang selama ini menjadi sumber kehidupan sehari-hari telah dihancurkan secara tiba-tiba.

“Kami ini rakyat kecil. Tempat mencari makan sehari-hari sudah tidak ada lagi. Mau makan apa? Kami tiba-tiba digusur, mau bagaimana lagi? Air mata sudah keluar, tapi mau diapa, Pak?” ucap Erna dengan suara bergetar menahan tangis.

Ketika diwawancara, Erna menceritakan bahwa keluarganya, termasuk orang tua yang sedang sakit, berada di dalam rumah ketika pembongkaran dilakukan. Mereka tidak punya pilihan dan hanya bisa menerima nasib.

“Kami tidak bisa berbuat apa-apa. Orang tua saya di dalam, orang sakit juga ada di dalam, tapi tetap dibongkar. Kami rakyat biasa tidak bisa melawan,” ujarnya.

Dengan penuh kepasrahan, Erna mengatakan bahwa dia tidak tahu ke mana harus pergi. Jika tidak ada tempat tinggal lagi, mereka mungkin hanya akan tinggal di pinggir jalan.
“Kalau memang begitu, mungkin kami tinggal di pinggir jalan saja. Mau bagaimana lagi? Kami hanya rakyat kecil yang mencari sesuap nasi,” tambahnya.

Erna yang bekerja di kebersihan berharap ada perhatian dari pemerintah, khususnya kepada warga yang terdampak. Ia memahami alasan pembongkaran, namun berharap solusi yang lebih manusiawi bagi mereka yang kehilangan lapak mereka.

“Kalau memang harus dibersihkan, kami ini rakyat biasa, Pak. Kami hanya bisa pasrah,” tutupnya.
Saat pembongkaran berlangsung, seperti terekam tim Youtube BKM News, tampak sebuah warung coto dan lapak lainnya yang berada tepat di bahu jalan langsung dibongkar. Tak ada perlawanan dari pemilik lapak. Mereka hanya bisa pasrah. (*/rus)

Exit mobile version