Site icon Berita Kota Makassar

Unismuh Makassar Wisuda 1.376 Lulusan, Hilmy Hafidah Terbaik Satu Tingkat Universitas

MAKASSAR, BKM – Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar kembali menghasilkan sarjana baru. Sebanyak 1.376 lulusan diwisuda di Balai Sidang Muktamar, Kampus Unismuh, Sabtu, 21 Juni 2025. Wisuda ke-85 ini sekaligus menjadi momen refleksi capaian institusi. Termasuk prestasi internasional dan kontribusi global kampus yang makin menguat.

Wisudawan berasal dari berbagai program studi dan jenjang pendidikan. Berdasarkan distribusi per fakultas, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) meluluskan jumlah terbanyak dengan 350 lulusan, disusul Fakultas Agama Islam (FAI) sebanyak 268 lulusan, dan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) berjumlah 267 lulusan.

Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) meluluskan 172 alumni, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) 110 lulusan, Fakultas Pertanian meluluskan 70 orang, Fakultas Teknik sebanyak 63 orang, dan Pascasarjana sebanyak 76 lulusan dari program magister dan doktoral.

Sementara dari jenjang pendidikan, mayoritas lulusan berasal dari program sarjana (S1) dengan jumlah 1.267 orang. Kemudian disusul oleh magister (S2) sebanyak 69 orang, profesi dokter berjumlah 27 orang, serta masing-masing tujuh lulusan dari jenjang diploma (D3) dan doktor (S3). Dari 1.376 total lulusan, sebanyak 1.042 meraih predikat cum laude dengan IPK ratarata 3,64.

Dalam wisuda kali ini, ditetapkan delapan wisudawan terbaik dari berbagai fakultas. Nama-nama mereka dibacakan oleh Wakil Rektor I Unismuh Prof Andi Sukri Syamsuri. Delapan nama tersebut berasal dari tujuh fakultas sarjana dan program pascasarjana.

Dari Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan terpilih Rizka Awwaliyah Tajuddin, mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter yang menyelesaikan studi selama tiga tahun enam bulan dengan IPK 3,93 dan nilai rata-rata 91,038. Ia berasal dari Bima, Nusa Tenggara Barat.

Dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Hasmayanti dari Program Studi Ilmu Komunikasi meraih IPK 3,92 dengan nilai rata-rata 93,425 dalam masa studi tiga tahun delapan bulan. Dia berasal dari Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

Fakultas Ekonomi menempatkan Muh. Anwar dari Program Studi Ekonomi Pembangunan sebagai wisudawan berprestasi dengan IPK 3,84 dan nilai rata-rata 89,067 dalam waktu studi empat tahun. Sementara dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Hilmy Hafidah dari Program Studi PGSD mencatatkan IPK 3,99 dan nilai rata-rata 95,663, menyelesaikan studi dalam tiga tahun delapan bulan. Ia berasal dari Kabupaten Takalar.

Dari Fakultas Teknik, terpilih Awaluddin Dapubeang dari Program Studi Arsitektur dengan IPK 3,90 dan nilai rata-rata 88,48. Ia berasal dari Lembata, Nusa Tenggara Timur. Fakultas Agama Islam meluluskan Roslinda dari Program Studi Hukum Ekonomi Syariah sebagai wisudawan terbaik dengan IPK 3,99 dan nilai rata-rata 89,067. Ia berasal dari Kabupaten Enrekang.

Sementara itu, Erwin Arfah dari Program Studi Agribisnis ditetapkan sebagai wisudawan terbaik Fakultas Pertanian. Ia menyelesaikan studinya dalam waktu 3 tahun 6 bulan dengan IPK 3,90 dan nilai rata-rata 90,583. Perwakilan dari Pascasarjana adalah Patahuddin dari Program Studi S3 Pendidikan. Ia mencatatkan IPK sempurna, yakni 4,00, dan ditetapkan sebagai salah satu dari delapan lulusan berprestasi universitas. Ia berasal dari Kabupaten Bone.

Dari keseluruhan nama tersebut, tiga orang ditetapkan sebagai wisudawan berprestasi tingkat universitas. Hilmy Hafidah ditetapkan sebagai peringkat pertama, disusul Hasmayanti di peringkat kedua, dan Roslinda di peringkat ketiga. Ketiganya dipilih berdasarkan keunggulan akademik, keaktifan organisasi, kontribusi sosial, serta pemahaman nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan.

Hilmy Hafidah sebagai peringkat pertama, juga diberikan prioritas untuk diangkat menjadi dosen tetap di lingkungan Unismuh setelah menyelesaikan studi S2. Ia diberi keistimewaan untuk melanjutkan studi ke kampus mana pun, baik dalam maupun luar negeri, dengan biaya dari Unismuh Makassar.

Adapun Hasmayanti dan Roslinda, juga diberibeasiswa S2 di Program Pascasarjana Unismuh, dan diberi prioritas untuk diangkat menjadi dosen setelah menyelesaikan studi lanjut tersebut.

Prestasi Internasional dan Reputasi Global

Reputasi Global Unismuh juga ditunjukkan dengan pencapaian penting dalam Times Higher Education (THE) Impact Rankings 2025, menempati peringkat 1001-1500 dunia. Pencapaian yang diukur dari kontribusi dalam mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs). Capaian ini menjadikan Unismuh sebagai 16 kampus terbaik di Indonesia serta perguruan tinggi swasta terbaik di luar jawa versi THE Impact Ranking 2025.

Kiprah global lainnya, Unismuh telah mengirimkan mahasiswa ke berbagai negara dalam program, misalnya pertukaran pelajar ke berbagai negara, antara lain Jepang, Taiwan, Malaysia, Thailand. Ada pula Summer Course dan konferensi global, serta kompetisi internasional: debat bahasa Inggris, riset ilmiah, hingga festival seni

Pada tahun 2024, mahasiswa Unismuh mencatat 14 prestasi akademik internasional dan 3 non-akademik. Hingga pertengahan tahun 2025, mahasiswa Unismuh telah menunjukkan empat prestasi akademik internasional dan 3 non-akademik.

Unismuh tidak hanya mengirim mahasiswa ke luar negeri, tapi juga menjadi tempat tujuan belajar bagi sekitar 300 mahasiswa asing. Mereka terdiri dari mahasiswa full time, part time, maupun kursus singkat.

Penegasan Visi Global

Dalam pidatonya, Rektor Dr. Abd. Rakhim Nanda menyatakan bahwa seluruh pencapaian ini adalah bagian dari road map Unismuh, yakni menuju Universitas Riset dan Bereputasi Internasional 2024–2028, dan mengokohkan kampus sebagai mercusuar peradaban dari timur Indonesia.

Pada fase sebelumnya, periode 2020-2024, kata Rakhim, Unismuh telah membuktikan pencapaian kampus unggul dan bereputasi nasional dengan akreditasi Unggul dari BAN PT pada awal 2024. Menariknya, pada fase 2024-2028, indikator menuju kampus bereputasi internasional telah terwujud dalam 10 bulan pertama sejak pelantikan rektor Unismuh pada Agustus 2024 lalu.

Pencapaian itu mendapat apresiasi dari Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah IX Dr. Andi Lukman, Sekretaris Kopertais Wilayah VIII, dan Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulsel yang juga turut hadir memberi motivasi kepada para wisudawan.

Menurut Andi Lukman, Unismuh kini telah diakui dunia dan merupakan perguruan tinggi hebat yang setara dengan perguruan tinggi besar di Indonesia. ”Unismuh terus menunjukkan eksistensinya di tingkat global. Karena itu LLDikti Wilayah IX mendukung sepenuhnya segala upaya yang dilakukan oleh pihak kampus. ”Karena itu, semua harus bangga menjadi lulusan Unismuh Makassar,” kata Andi Lukman. (*)

Exit mobile version