BERPRESTASI sejak usia dini, Fairy Nabigha Rahmalina terus menunjukkan eksistensinya di dunia modeling dan ajang pageant nasional maupun internasional.
Gadis kelahiran tahun 2010 ini adalah penyandang gelar bergengsi sebagai Puteri Kebudayaan Remaja Indonesia 2023.
PRESTASINYA bukan hanya di tingkat lokal, tapi telah menembus panggung runway di berbagai negara, termasuk Turki dan Thailand.
Fairy saat ini tercatat sebagai siswi di SMA Taruna Nusantara Magelang, salah satu sekolah unggulan berasrama di Indonesia yang dikenal mencetak generasi muda berprestasi.
Meski dikenal sibuk dengan berbagai kegiatan modeling dan dunia entertainment, ia tetap mampu menjaga prestasi akademiknya. Bagi Fairy, dunia pendidikan dan karier bukanlah dua hal yang bertolak belakang, melainkan sesuatu yang harus diseimbangkan dengan manajemen waktu yang baik.
“Terjun di dunia modeling itu saya mulai pada umur empat tahun. Pada saat itu, saya juga sering berpindah-pindah kota karena mengikuti orang tua. Pageant pertama saya diikuti saat masih tinggal di Banda Aceh, dan dari situ saya mulai aktif mengikuti berbagai ajang hingga ke tingkat nasional,” ungkap Fairy dalam siniar untuk nakal BKM News.
Perjalanan Fairy di dunia modeling dan pageant tidaklah mudah. Setelah menetap di Aceh, ia sempat mengikuti berbagai kompetisi di Bandung, lalu Kepulauan Riau, hingga akhirnya harus berhenti sejenak akibat pandemi Covid-19.
Namun, semangatnya tak padam. Setelah pindah ke Wonosobo, Jawa Tengah, ia kembali aktif dan mengikuti berbagai lomba fashion show yang digelar di hotel-hotel lokal.
Selain piawai di atas catwalk, Fairy juga memiliki bakat di bidang seni lainnya. “Bukan hanya modeling, saya juga bisa menyanyi dan bermain gitar. Saya bahkan pernah bermain di film layar lebar berjudul Bangsal Isolasi, di mana saya memerankan seorang sipir,” terangnya.
Prestasi Fairy semakin menonjol saat ia berhasil menyabet gelar Putri Kebudayaan Jawa Tengah tahun 2023. Tak hanya itu, ia juga tampil memukau dalam ajang Indonesia Fashion Week, dan menjadi bagian dari peragaan busana internasional di Turki serta Bangkok, Thailand.
Saat ini, dengan gelar Puteri Kebudayaan Remaja Indonesia yang disandangnya, Fairy sedang mempersiapkan diri untuk mengikuti ajang tingkat nasional lainnya. Persiapan yang ia lakukan pun sangat matang, mulai dari latihan membatik, pembuatan video profil, video catwalk, hingga memperkenalkan kekayaan budaya daerah asalnya di Jawa Tengah. Semua itu dilakukannya dengan penuh dedikasi dan rasa cinta terhadap budaya Indonesia.
“Alasan saya mengikuti ajang Puteri Kebudayaan Remaja Indonesia tentu banyak. Bukan hanya sekadar ingin menyandang gelar, tetapi saya ingin memperkenalkan budaya Indonesia ke kancah internasional. Budaya kita itu kaya, indah, dan patut dikenal oleh dunia,” ujar Fairy dengan penuh semangat.
Di akhir wawancara, Fairy memberikan pesan inspiratif kepada anak-anak muda di yang ada di kota Makassar, dan seluruh Indonesia.
“Untuk teman-teman yang di Makassar, tetaplah jadi diri sendiri. Ingatlah bahwa dunia terus berjalan, ikuti alur kalian masing-masing, teruslah berkarya dan menginspirasi banyak orang. Bukan hanya di Sulawesi Selatan, tetapi juga untuk seluruh dunia,” tutupnya.
Dengan segudang prestasi dan semangat tinggi, Fairy Nabigha Rahmalina menjadi representasi generasi muda Indonesia yang tak hanya cerdas dan berbakat, tetapi juga menjunjung tinggi nilai-nilai budaya.
Ia adalah bukti nyata bahwa dengan tekad, kerja keras, dan cinta terhadap budaya, anak muda Indonesia mampu bersinar hingga ke panggung dunia.(jar)
