BERITA Kota Makassar merupakan media yang tetap eksis hingga sekarang. Salah satu kuncinya karena media ini selalu mengedepankan inovasi dan beradaptasi dengan perkembangan zaman. Karena itu, tangguh dan adaptif yang dipilih menjadi tema ulang tahun kali ini sangatlah tetap. Begitu disampaikan Bupati Luwu Patahudding. ”Semoga kolaborasi dan kemitraan yang terjalin antara BKM dan Pemkab Luwu selama ini semakin erat di hari-hari mendatang,” ujarnya.
Menteri Pertanian Dr. Andi Amran Sulaiman turut menyampaikan selamat ulang tahun yang ke-28 Berita Kota Makassar. ”Semoga makin tangguh dan adaptif,” ucapnya.
Bupati Wajo Andi Rosman mengucapkan terima kasihnya kepada BKM atas dedikasi dan kerja keras dalam menyajikan berita yang akurat dan bermanfaat bagi masyarakat, khususnya bagi masyarakat Wajo. ”Semoga terus menjadi sumber informasi, tepercaya dan terdepan di Sulsel,” katanya.
Mengusung tema Tangguh Adaptif, BKM kini menginjak usia 28 tahun. Mantan jurnalis koran ini yang kini aktif berkecimpung di lembaga survei, Dr. Nurmal Idrus menilai Harian Berita Kota Makassar di usianya yang makin dewasa telah berada di rel persaingan media yang sebenarnya.
Nurmal mengatakan Berita Kota Makassar telah banyak bertransformasi dalam menghadapi persaingan di era disrupsi media yang mengubah banyak hal dalam industri media. Tinggal kini, bagaimana BKM terus bisa eksis di tengah perubahan itu dengan melahirkan berbagai inovasi segar sehingga bisa lebih variatif dalam menyajikan informasi kepada pembacanya.
“Saya pikir, BKM harus konsisten dalam berita investigatif yang selama ini menjadi kekuatannya,” beber Direktur Nurani Strategic.
Inovasi yang dilahirkan Harian Berita Kota Makassar saat ini, yang merambah media digital, bahkan media sosial, podcast, hingga Youtube, menurutnya, patut diakui sebagai langkah visioner untuk tetap eksis di tengah persaingan yang sangat ketat.
“Seperti itulah memang seharusnya media menyikapi perubahan industri media saat ini. Apa yang dilakukan BKM berada di rel yang bagus untuk berkembang lebih kencang ke depan,” tandas Nurmal.
Ketua Progam Studi (Kaprodi) Ilmu Komunikasi (Ikom) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar Dr. Syukri, menyebut usia 28 tahun bukan waktu yang singkat bagi kehadiran dan ketahanan BKM. Hal ini menunjukkan ketangguhan dalam menghadapi dinamika zaman dan tantangan industri media.
Di tengah perubahan teknologi, banyaknya tantangan dan persaingan, BKM mampu bertahan dengan transformasi digital tanpa kehilangan identitas lokal dan kepedulian sosialnya. BKM tak hanya menjadi penyampai informasi, tetapi juga ruang aspirasi masyarakat.
”Konsistensi, inovasi, dan adaptif yang dijalankan menjadi kunci dan sekaligus bukti bahwa BKM akan tetap relevan terhadap perkembangan zaman, dan siap melangkah lebih jauh di era digital yang semakin kompetitif,” ujarnya.
Direktur Polinet yang juga akademisi Fisipol Unhas Rizal Pauzi berharap, kehadiran media BKM menjadi tonggak edukasi bagi masyarakat. ”Di tengah banjir informasi yang sulit terbendung, maka kita butuh pilar yang menjadi mercusuar trust publik. Dimana informasi akurat dan terpercaya dibutuhkan dan juga konten-konten positif, inspiratif dan edukatif,” katanya.
Media ke depan, lanjut Rizal Pauzi, tidak boleh sekadar menginformasikan, tapi juga mengedukasi dan menginspirasi publik
. ”Kkita berharap di usianya yang ke-28 tahun, BKM terus inovatif. Dengan satu informasi empat media menandakan komitmen untuk adaptif dalam industri media,” imbuhnya. (rhm)
