PINRANG,BKM — Bupati Pinrang, HA Irwan Hamid menghadiri prosesi Serah Terima Jabatan (Sertijab) Komandan Batalyon Infanteri 721/Makkasau di Markas Komando Yonif 721/Makkasau, Kecamatan Patampanua, Rabu (2/7).
Sertijab menandai pergantian kepemimpinan dari Letkol (Inf) Satrio Budi Bowo Leksono kepada Letkol (Inf) Farid Heru Puriyanto. Prosesi dipimpin Kepala Staf Brigade Infanteri 11/Badik Sakti dan turut dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Pinrang, Sekkab A Calo Kerrang, Ketua TP PKK Hj. A. Sri Widiyati Irwan, serta sejumlah pimpinan organisasi dan tamu undangan.
Dalam sambutan tertulis Komandan Brigif 11/Badik Sakti yang dibacakan Kepala Staf Brigif, pergantian jabatan sebagai bagian dari dinamika organisasi dan bentuk penyegaran di lingkungan TNI, khususnya dalam jajaran Yonif 721/Makkasau. Ucapan terima kasih dan apresiasi disampaikan kepada Letkol Inf. Satrio atas pengabdian dan dedikasinya selama menjabat. Sementara itu, Letkol Inf. Farid disambut dengan harapan besar untuk meneruskan tradisi profesionalisme dan pengabdian di satuan tersebut.
Bupati Irwan dalam sambutannya memberikan penghormatan khusus kepada Letkol Inf. Satrio, yang dinilai telah menunjukkan komitmen tinggi dalam menjalin sinergi bersama pemerintah daerah.
“Dan Yon telah menunjukkan semangat kolaborasi yang luar biasa, baik dalam mendukung program pembangunan maupun menjaga stabilitas dan kondusivitas wilayah,” ujar Irwan.
Dia juga menyampaikan doa dan harapan terbaik untuk Letkol Inf. Satrio yang kini mengemban amanah baru sebagai Komandan Yonif Resimen Taruna Dewasa.
Kepada Letkol (Inf) Farid Heru Puriyanto, Irwan menyatakan keyakinannya bahwa kerja sama strategis antara TNI dan Pemkab Pinrang akan terus berlanjut dan semakin diperkuat.
“Saya yakin di bawah komando Letkol Farid, Batalyon 721 akan semakin solid dan menjadi mitra strategis dalam mendukung pembangunan serta penguatan ketahanan wilayah,” imbuhnya.
Irwan juga menyoroti keberhasilan Batalyon 721/Makkasau dalam mengelola sektor ekonomi kreatif, khususnya pengembangan UMKM di lingkungan sekitar markas. Menurutnya, langkah ini menjadi contoh sinergi produktif antara institusi militer dan masyarakat. Ia pun berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh agar UMKM binaan tersebut dapat terus berkembang dan menjangkau pasar yang lebih luas.
“Kami akan bantu agar UMKM ini bisa naik kelas, menjadi role model sinergi antara militer dan rakyat dalam mendorong kemandirian ekonomi lokal,” tutup Irwan. (ady/C)

