Site icon Berita Kota Makassar

Aksi Nyata Polri Dukung Ketahanan Pangan

BULUKUMBA, BKM — Polres Bulukumba menunjukkan komitmennya mendukung ketahanan pangan nasional melalui kegiatan penanaman jagung serentak kuartal-III di belakang Gedung Pelayanan BPKB Sat Lantas, Kabupaten Bulukumba baru-baru ini. Kegiatan ini merupakan bagian dari program berkelanjutan Polri dalam rangka mendukung swasembada pangan nasional serta memperkuat sinergitas antara Polri dan masyarakat. Penanaman jagung kali ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia dan terhubung secara virtual melalui Zoom Meeting yang turut dihadiri oleh Menteri Pertanian RI.

Kapolres Bulukumba AKBP Restu Wijayanto hadir langsung memimpin kegiatan tersebut, didampingi para Pejabat Utama Polres Bulukumba, personel Polri, serta masyarakat sekitar. Hadir pula unsur Forkopimda dan sejumlah tokoh penting yang turut ambil bagian dalam kegiatan ini.
Kapolres Bulukumba AKBP Restu Wijayanto menegaskan kegiatan ini merupakan implementasi langsung dari instruksi pimpinan Polri yang dilaksanakan serentak oleh seluruh jajaran Polda dan Polres se-Indonesia sebagai bentuk kontribusi aktif dalam menjaga stabilitas pangan.

“Kegiatan ini bukan hanya bersifat simbolis, melainkan bentuk aksi nyata Polri dalam mendukung program ketahanan pangan. Kehadiran Polri tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga ikut serta membantu masyarakat menuju kemandirian pangan,” ujar Kapolres.
Penanaman jagung merupakan lanjutan dari kegiatan serupa yang telah dilaksanakan pada Kuartal I dan II tahun 2025. Melalui pemanfaatan lahan tidur milik institusi dan kerja sama dengan masyarakat, Polres Bulukumba terus mendorong inisiatif produktif yang memberikan manfaat jangka panjang.
Semangat kebersamaan dan gotong royong terlihat jelas dalam proses penanaman, di mana personel Polri, TNI, masyarakat, dan berbagai elemen lainnya bekerja bersama-sama mengolah lahan dan menanam benih jagung.

Polres Bulukumba berharap, hasil dari program ini tidak hanya bermanfaat secara ekonomi dan sosial bagi masyarakat sekitar, tetapi juga menjadi contoh positif bagi seluruh elemen masyarakat untuk memanfaatkan lahan kosong agar lebih produktif dan bernilai guna. (ful/C)

Exit mobile version