Site icon Berita Kota Makassar

Bulukumba Tiga Kades PAW Dilantik

BULUKUMBA, BKM — Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf melantik dan mengambil sumpah jabatan bagitiga Kepala Desa (Kades) Pengganti Antar Waktu (PAW), pada Selasa dan Rabu (15-16/7). Andi Utta, memberi sejumlah pesan kepemimpinan. Pelantikan tiga kepala desa PAW digelar di tempat yang berbeda.

Kepala desa yang pertama dilantik adalah Kepala Desa Bontobulaeng Kecamatan Bontotiro, Sarsinah di Kantor Kepala Desa Bontobulaeng, Selasa (15/7) pagi.
Sarsinah terpilih sebagai Kepala Desa PAW Bontobulaeng periode 2000-2028. Kepala Desa Bontobulaeng sebelumnya, Budirman berhenti atau berhalangan tetap karena meninggal dunia. Dalam Pemilihan Kepala Desa PAW Bontobulaeng beberapa waktu yang lalu, Sarsinah meraih 30 suara mengalahkan rivalnya Sudarman dengan 29 suara atau hanya selisih satu suara.

Dari Desa Bontobulaeng, Bupati Bulukumba Andi Utta bergerak ke Kecamatan Bulukumpa untuk melantik Kepala Desa Tibona, Baharuddin Pake di Gedung Pertemuan Masyarakat Desa Tibona. Baharuddin Pake bukan orang baru. Dia sebelumnya pernah menjabat Kepala Desa Tibona satu periode. Kini dia kembali terpilih menjadi Kepala Desa PAW Desa Tibona, setelah memenangkan Pilkades PAW yang dilaksanakan karena Kepala Desa Tibona sebelumnya, Abdullah berhalangan tetap atau meninggal dunia.
Selanjutnya pelantikan kepala desa Bontosunggu Kecamatan Gantarang, digelar di Kantor Kepala Desa Bontosunggu, pada Rabu (16/7).
Andi Utta berpesan agar kepala desa yang baru saja dilantik, dapat bekerja maksimal dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Bahkan harus lebih proaktif dalam urusan administrasi kependudukan atau jemput bola.

Lebih lanjut, bupati dua periode berlatar pengusaha ini meminta para kepala desa yang dilantik untuk pro-aktif mengedukasi warganya untuk kemajuan daerah Bulukumba tercinta, terutama dalam mengolah lahannya agar lebih produktif.
“Jangan mimpi hidupnya baik atau ekonominya lebih baik, kalau hanya menghabiskan waktu untuk cerita. Jangan mimpi hidup kita berubah kalau malasnya kita pelihara,” katanya memotivasi.

“Lahan yang produktif hanya bisa terwujud jika warga lebih rajin bekerja,” sambung Andi Utta di pelantikan kepala desa Bonto Bulaeng, Selasa (15/7).
Dia berharap agar seluruh tingkatan pemerintahan tidak lagi memakai pendekatan model lama alias hanya menggugurkan kewajiban semata. Aparat pemerintah harus turun tangan memberikan solusi untuk masyarakat.
Andi Utta lebih jauh mengimbau kepala desa untuk menggalakkan semangat gotong royong di masyarakat, terlebih lagi dalam memelihara infrastruktur atau fasilitas publik lainnya seperti jalanan.

“Jangan biarkan jalan aspal tergenang air, karena itu mempercepat kerusakan. Mari kita berupaya memelihara jalan kita karena saat ini anggaran infrastruktur jalan sangat terbatas,” jelasnya.
Dalam pelantikan kepala desa Bontobulaeng dan Bontosunggu, turut hadir Dandim 1411/BLK Letkol Inf Sarman, Kalapas Klas IIA Bulukumba Akbar Amnur, Kadis PMD Bulukumba Hj Hamrina Andi Muri, dan Inspektur Daerah, A. Mannangkasi.
Selanjutnya pelantikan kepala desa Bontosunggu, juga dihadiri Waka Polres Bulukumba Kompol Syafaruddin hingga Camat Gantarang. (ful)

Exit mobile version