pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Sidak ke Terminal Daya, Wali Kota Diadang Pedagang

MAKASSAR, BKM — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Terminal Regional Daya, Selasa (22/7).Sidak dilakukan usai membagikan bantuan beras cadangan pangan kepada penerima manfaat di Kantor Lurah Daya.

Appi, sapaan akrabnya, melakukan pemantauan ke sejumlah fasilitas terminal. Termasuk ke booth-booth tempat para pedagang atau pelaku UMKM berjualan.
Saat melakukan sidak, kondisi terminal sangat sepi. Hanya ada satu hingga dua bus yang terparkir di sana menunggu penumpang.
Di tengah peninjauannya, Appi diadang sejumlah pedagang yang berjualan di dalam terminal.

Mereka mengeluhkan kondisi terminal yang sangat sepi akibat kurangnya bus dan kendaraan penumpang yang masuk ke terminal.
Hal itu disebabkan hampir sebagian besar angkutan kota dalam provinsi (AKAP) yang menerima penumpang di luar terminal. Mereka lebih memilih membuat terminal-terminal bayangan di luar.
Ketua Asosiasi Pedagang, Abdul Gaffar, mengatakan, kondisi Terminal Daya saat ini memang sangat memprihatinkan.

“Saya sudah 22 tahun berjualan di sini. Jalanan rusak, kondisinya juga sangat sepi,” beber Gaffar.
Dia melanjutkan, dari 300 lebih kios yang ada di Terminal Daya, saat ini yang masih bertahan tinggal 40-an kios saja.
“Kasian Pak. UMKM di sini mati karena sepinya pengunjung,” keluhnya.

Menyikapi persoalan itu, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin berjanji akan menghadirkan terminal yang lebih baik lagi.
“Itulah kenapa kami taruh pengelola terminal yang baru,” kata dia.
Dilanjutkannya, pengelolaan terminal bukan hanya kewenangan Pemerintah Kota Makassar, melainkan ada campur tangan Pemerintah Provinsi Sulsel dan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD).

Oleh karena itu, dia berjanji akan duduk bersama stakeholder terkait untuk membahas persoalan ini dan mencarikan jalan keluar agar Terminal Daya bisa lebih ramai lagi ke depan.
Orang nomor satu Makassar itu juga berjanji akan membicarakan soal terminal bayangan yang ilegal.
“Kita tidak mungkin lihat-lihati. Kami akan bicarakan lebih detail, pelajari dengan baik,” tegasnya.
Dia menyoroti bus-bus perusahaan oto (PO) yang hanya singgah di Terminal Daya beberapa menit. (rhm)



×


Sidak ke Terminal Daya, Wali Kota Diadang Pedagang

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link