BULUKUMBA, BKM–Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Bulukumba, Fahidin HDK mengungkapkan strategi partainya menghadapi pemilu legislatif (Pileg) di Bumi Panritalopi 2029 mendatang.
Fahidin menyebut adanya keterlibatan dan peran penting dari para legislator.
“Kita ingin kader-kader PKB harus hadir memberi solusi,” ujar Fahidin HDK di sela peringatan HUT ke-27 PKB di Jakarta, Rabu (22/7).
Lebih lanjut, Fahidin mengaku PKB Bulukumba menarget dua tambahan kursi di Pileg Bulukumba mendatang, dari enam kursi menjadi depalan kursi. Target itu, kata dia, sangat rasional dan realistis.
“Semua kader sementara berkerja, termasuk anggota DPRD Bulukumba Fraksi PKB didorong untuk terus meningkatkan sumber dayanya dalam meraih simpati di masyarakat,” jelasnya.
Legislator lima periode di DPRD Kabupaten Bulukumba ini, mengemukakan, bahwasanya PKB Bulukumba terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital. Terlebih lagi, dalam menggaet simpati milenial dan Generasi Z.
“Kami terus melakukan komunikasi, diskusi dan pengkaderan dengan milenial dan Gen-Z. Setiap anggota DPRD diwajibkan melakukan pengkaderan khusus. Jadi 100 orang per satu orang anggota DPRD. Sehingga totalnya 600 orang milenial dan Gen-Z per tahun. Jumlah ini dikalikan lima tahun,” ungkap Fahidin.
Fahidin menyampaikan, PKB Bulukumba terus bersinergi melakukan pendidikan politik dan didaftar secara online. PKB Bulukumba, kata dia lagi, kembali akan melaksanakan pengkaderan bagi milenial dan Gen-Z akhir tahun ini.
“Pengkaderan ini diwajibkan dilakukan oleh anggota dewan. Kita ingin PKB semakin diminati milenial dan Gen-Z. Apalagi rata-rata wakil ketua umum DPP PKB itu adalah milenial,” imbuhnya.
PKB merupakan partai papan atas dengan urutan keempat akumulasi perolehan suara secara nasional, di bawah PDIP, Golkar dan Gerindra. Prestasi itu, kata Fahidin, tak terlepas dari kerja-kerja politik dan sosial membanggakan.
Menurut dia, peringatan HUT ke-27 tahun merupakan momentum refleksi bagi PKB untuk semakin maju ke depan. Meski sebenarnya, PKB sudah melakukan pembenahan secara internal dengan mengikuti perkembangan digitalisasi.
“Sistem digitalisasi ini, bahkan sudah dilakukan oleh anggota DPRD PKB dalam melaporkan setiap aktivitasnya, baik itu di parlemen maupun di luar parlemen,” tukasnya.
Fahidin menegaskan, pihaknya terus mengawal roda pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf dan Andi Edy Manaf. Sebab, pengawalan itu adalah bentuk tanggung jawab PKB sebagai salah satu partai politik pengusul di Pilkada lalu.
“Tentu kami punya tanggung jawab besar dalam merealisasikan janji-janjj politik Bupati dan Wakil Bupati. Kami akan terus mengawal untuk pemerintahan ini. Kami akan ingatkan untuk terus bekerja kepada rakyat,” jelas Fahidin.(ful/rif)
