ENREKANG, BKM – Desa Pekalobean, Kecamatan Anggeraja, Kabupaten Enrekang Sulawesi Selatan terletak di wilayah pegunungan yang menghubungkan Enrekang dengan Kabupaten Tana Toraja. Jarak desa ini dengan Ibu Kota Kabupaten sekitar 35 Km yang ditempuh selama 1 jam 15 menit.
Warga Desa Pekalobean mayoritas petani bawang merah, palawija, dan sayuran. Warga Desa Pekalobean masih menjunjung tinggi adat istiadat dan budaya. Kekeluargaan dan gotong royong menjadi tradisi sehari hari.
Kehadiran Satgas TMMD ke-125 tahun 2025 Kodim 1419/Enrekang menjadikan suatu kebahagiaan bagi warga Desa Pekalobean. Pasalnya, mereka bisa menikmati manfaat secara langsung hasil karya TNI dan pemerintah dalam program tersebut.
Untuk mensukseskan kegiatan TMMD ke-125, sekitar 50 Warga Desa Pekalobean secara serentak membantu dalam setiap program sasaran fisik seperti pengerasan jalan, pembuatan dan rehab Rumah Tidak Layak Huni ( RTLH ), pembuatan MCK dan pembuatan sumur bor.
Warga Desa Pekalobean sangat antusias. Mereka dengan sukarela membantu Satgas TMMD dalam mengerjakan sasaran fisik tanpa mengenal lelah walaupun di bawah terik matahari.
Awal ( 36), warga Desa Pekalobean mengucapkan terima kasih kepada TNI dan pemerintah yang telah mewujudkan impian mereka yaitu pengerasan jalan desa.
“Jalan ini dapat memperlancar akses antar desa dan akan melancarkan pengangkutan hasil panen sehingga kami bisa meningkatkan hasil produksi yang sebelumnya lambat dan terkendala,” kata Awal.
Andi (46) juga warga Desa Pekalobean di lokasi RTLH juga mengucapkan terima kasih kepada Satgas TMMD Kodim 1419/Enrekang yang telah membuat dan memperbaiki rumah warga.
“Kami bersama warga desa terus membantu dan mendukung program TMMD Kodim 1419/Enrekang,” ujarnya.
Komandan Satuan Setingkat Kompi (Dan SSK) TMMD ke – 125 TA. 2025 Kodim 1419/Enrekang, Letda Inf Amrullah mengatakan, ia mewakili Dansatgas TMMD Ke-125 TA. 2025 Kodim 1419/Enrekang Letkol Inf. Augustiar Adinegoro S. Hub. Int., mengucapkan terima kasih atas bantuan dan kerja sama masyarakat Desa Pekalobean.
Dimana, kata Amirullah, warga telah berpartisipasi, membantu secara sukarela dalam pelaksanaan pekerjaan fisik berupa pengerasan jalan yang merupakan program sasaran fisik TMMD.
“Program fisik ini untuk memenuhi permintaan masyarakat guna kelancaraan mobilitas dan akses warga dalam mengangkut hasil panen akan cepat, perekonomian jadi lancar, akhirnya masyarakat bisa sejahtera,” katanya.
“Semoga dapat bermanfaat dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat guna membantu sebagai penunjang kelancaran mobilitas dan transportasi sehingga dapat mendukung ketahanan pangan,” tambahnya. (rls)
