GOWA, BKM — Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-32 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan digelar di Lapangan Karebosi, Kota Makassar pada Minggu pagi (27/7) berbuah manis untuk Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa.
Kegiatan yang dihadiri Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga)/BKKBN, Wihaji, menjadi kebanggaan bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa.
Pasalnya, Mendukbangga, Wihaji, memberikan penghargaan bagi Bupati Gowa Husniah Talenrang, Wakil Bupati Gowa Darmawangsyah Muin dan Ketua TP PKK Gowa, Andi Tenri Indah Darmawangsyah.
Penghargaan itu diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dukungan dan komitmen Pemkab Gowa dalam mengimplementasikan program prioritas Quick Wins dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN, khususnya dalam program Bangga Kencana yang bertema ‘Dari Keluarga untuk Indonesia Maju’.
Komitmen yang dimaksud adalah Bupati Gowa, Husniah Talenrang dan Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin (Hati Damai) mampu melahirkan keluarga unggul melalui lima program unggulan Quick Wins yakni Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING), Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA), Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), Lansia Berdaya (SIDAYA) dan Super Apps Tentang Keluarga.
Bupati Gowa, Husniah Talenrang, mengaku lima Program Unggulan Quick Wins yang diimplementasikan ini berdampak baik dalam penurunan stunting di Kabupaten Gowa. Dan semua itu berkat kerja keras dan kolaborasi seluruh pihak yang ada.
”Alhamdulillah kita sangat konsen dalam penurunan stunting di Kabupaten Gowa. Program Genting (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting) telah kita terapkan mulai dari tingkat desa dan kelurahan hingga kecamatan. Alhamdulillah berkat program ini, prevalensi stunting di Kabupaten Gowa pada tahun 2024 berhasil ditekan hingga 17 persen, lebih rendah dari rata-rata Provinsi Sulawesi Selatan,” kata Husniah.
Hal yang sama dikatakan Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin. Sebagai Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Gowa, Darmawangsyah menyebutkan jika peran para penyuluh dan kader KB di Kabupaten Gowa sangat besar dalam percepatan penurunan stunting ini.
”Ini bukti ada komitmen dan sinergi yang kuat dalam membangun keluarga yang tangguh dan sejahtera sebab membawa hasil positif,” kata Darmawangsyah.
Ketua TP PKK Gowa, Andi Tenri Indah Darmawangsyah, juga menerima penghargaan yang sama atas dukungan dan komitmen yang digelontorkan PKK dalam mengimplementasikan program prioritas Quick Wins tersebut.
Kabupaten Gowa juga meraih penghargaan atas komitmen memasukkan indikator PJPK terbanyak dalam dokumen perencanaan daerah dan penghargaan kepada kabupaten/kota atas capaian 100 persen pelaksanaan pemutakhiran pendataan keluarga tahun 2024.
Pada peringatan Harganas 2025 ini, Mendukbangga/BKKBN, Wihaji pun menyampaikan rasa bangganya kepada seluruh kader KB dan penyuluh yang hadir dari berbagai penjuru Sulawesi Selatan.
Wihaji menegaskan, para penyuluh dan kader KB adalah pahlawan keluarga dan nenjadi ujung tombak pelaksanaan Program Bangga Kencana di lapangan. Karena itu Wihaji memberikan keleluasaan bagi kepala daerah untuk mengarahkan para penyuluh demi mendukung program-program strategis di wilayah masing-masing.
”Kini BKKBN menjadi kementerian. Itu artinya, tugas kita semakin strategis dan harus benar-benar menyentuh masyarakat. Tidak lagi hanya seminar dan lokakarya, tapi langsung turun ke lapangan. Tujuannya jelas, mengendalikan pertumbuhan penduduk dan mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045,” kata Wihaji.
Adapun jumlah penyuluh dan kader KB di Sulsel mencapai angka signifikan, yaitu sekitar 1.600 penyuluh dan 20.000 kader. Dimana, berkat kerja keras para penyuluh dan kader dalam menyambut Harganas 2025, Sulawesi Selatan mencatat angka 271,67 persen. Capaian ini tertinggi secara nasional. (sar)

