DUNIA modeling tak selalu identik dengan glamor. Di balik setiap mahkota dan selempang kemenangan, tersimpan cerita perjuangan yang panjang. Salah satunya datang dari Salwa Regina, gadis berusia 15 tahun asal Makassar yang kini dinobatkan sebagai Miss Teen Green Runway Sulawesi Selatan 2025, sekaligus Model Terfavorit Se-Sulselbar.
YANG mengagumkan, gadis yang akrab disapa Salwa ini meraih 12 penghargaan hanya dalam kurun waktu satu tahun sejak pertama kali terjun ke dunia modeling.
Namun siapa sangka, di balik sosoknya yang kini tampil percaya diri di atas panggung, Salwa dulunya adalah anak yang sangat pemalu.
“Saya bahkan gugup kalau bicara di depan guru. Tapi saya pikir, kalau terus malu, kapan bisa berkembang?” tutur Salwa saat berbincang di studio siniar BKM News.
Semua berawal dari rasa penasaran saat melihat ajang modeling di sebuah pusat perbelanjaan. Salwa yang saat itu sedang berjalan-jalan bersama keluarganya, terhenti dan memperhatikan para finalis yang tampil dengan percaya diri. Dari sanalah muncul keinginan untuk mencoba dunia yang sama.
“Saya lihat orasi mereka keren-keren sekali. Saya pikir, mereka bisa, kenapa saya tidak?” tuturnya.
Didukung penuh oleh orang tua, Salwa pun memberanikan diri ikut lomba modeling. Meski lawan-lawannya sudah berpengalaman sejak usia dini -bahkan sejak bayi- Salwa tetap melangkah maju. Hasilnya, ia keluar sebagai juara pertama di ajang perdananya.
Setelah debut yang manis itu, Salwa tak berhenti. Ia terus melatih diri, belajar orasi, memperkuat rasa percaya diri, dan memperbaiki penampilannya dari satu ajang ke ajang lain. Dalam waktu singkat, 12 gelar prestisius berhasil ia koleksi, termasuk
Miss Teen Green Runway Sulsel 2025
.
Namun di balik kesuksesan itu, pernah ada kegagalan yang membuatnya hampir menyerah.
“Waktu itu saya hanya dapat juara harapan satu. Padahal saya sudah menang di ajang-ajang sebelumnya. Saya sempat merasa sangat malu dan ingin berhenti,” kenang Salwa.
Tapi kemudian ia sadar, kegagalan adalah bagian dari proses. Ia bangkit, berlatih lebih giat, dan terus menorehkan prestasi baru.
Saat ditanya apa rahasia suksesnya, Salwa menjawab mantap:
“Kuncinya satu: percaya diri. Kalau tidak punya rasa itu, kita akan mudah insecure dan kalah sebelum tampil.”
Ia mengakui, membangun kepercayaan diri bukan hal mudah, apalagi bagi pribadi pemalu seperti dirinya. Namun ajang modeling justru menjadi wadah transformasi diri, membawanya dari rasa takut ke panggung keberanian.
“Saya dulu introvert, tapi modeling membuat saya berani bicara di depan umum, bahkan tampil di TV,” ujar siswi kelas 9 SMP Negeri 33 Makassar ini.
Ke depan, Salwa ingin tetap melanjutkan pendidikannya di Makassar sambil terus mengasah kemampuannya di bideng modeling. Cita-citanya jelas, menjadi model profesional yang bisa menginspirasi banyak orang.
“Saya ingin terus menorehkan prestasi, tampil di ajang yang lebih tinggi, dan mengharumkan nama Makassar,” imbuhnya.
Ia pun berpesan kepada anak-anak muda lainnya untuk tidak pernah takut gagal. ”Tampilkan saja versi terbaik kalian. Gagal itu biasa, yang penting kita bangkit lagi dan terus berusaha,” terangnya.
Kisah Salwa adalah bukti bahwa keyakinan dan keberanian bisa mengubah segalanya. Dari anak pemalu yang bahkan tak berani bicara di depan kelas, kini ia menjadi wajah baru modeling Sulsel yang bersinar.
Masyarakat kini mulai mengenalnya, bahkan banyak yang minta foto bersamanya di tempat umum. Tapi bagi Salwa, yang paling penting bukan popularitas, melainkan bagaimana menjadi versi terbaik dari dirinya sendiri.
(*)
