BULUKUMBA, BKM–Legislator Partai Golkar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bulukumba, Hj Astati Tajuddin menegaskan pentingnya peran semua elemen dalam mempercepat penurunan angka stunting di Bumi Panritalopi.
Astati Tajuddin yang juga merupakan Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bulukumba, berpandangan bahwasanya penurunan stunting akan berdampak positif ke berbagai sektor. Terlebih lagi lagi sektor kesehatan dan pendidikan.
“Stunting telah menjadi perhatian prioritas pemerintah daerah. Saya kira, kita semua harus ikut menyupport pemerintah daerah untuk terus menurunkan angka stunting,” ujar Astati Tajuddin di Bulukumba, Senin (28/7).
Menurut dia, pencegahan dan penurunan stunting sudah berjalan masif di Bulukumba. Terbukti, Pemkab Bulukumba sukses meraih penghargaan atas capaian angka penurunan stunting paling besar kedua (8,5%) tahun 2024.
“Tentu kita harus apresiasi pemerintah daerah yang berhasil meraih empat penghargaan, terutama dalam capaian terbesar kedua penurunan angka stunting di tahun 2024,” ungkap Astati Tajuddin.
Lebih lanjut, dia mengungkapkan pentingnya kerja kolaborasi semua elemen dalam mempercepat angka penurunan stunting demi masa depan generasi emas Bulukumba. Dengan kerja kolaborasi, zero stunting bukan hal mustahil untuk diwujudkan.
“Insya Allah kami akan terus berupaya bersinergi dengan pemerintah daerah untuk penanganan dan pencegahan stunting. Ini sudah menjadi tugas kami sebagai wakil rakyat,” kata Astati Tajuddin, yang juga merupakan legislator asal Dapil Kecamatan Gantarang dan Kindang.
Sebelumnya, Kabupaten Bulukumba menerima empat penghargaan pada acara Mekar KB Keren atau Menteri Ketemu Kader KB Kreatif Berencana sebagai rangkaian Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-32 yang dilaksanakan di tribun utama Lapangan Karebosi Makassar, Minggu (27/7).
Peringatan Harganas 2025 yang dipusatkan di Kota Makassar, dihadiri langsung Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Dr. H. Wihaji. Turut hadir seluruh kepala dan wakil kepala daerah, serta Ketua Tim Penggerak PKK dari 24 kabupaten/kota se-Sulsel.
Adapun empat penghargaan yang diboyong Bulukumba, terdiri dari: penghargaan atas capaian angka penurunan stunting paling besar kedua (8,5%) tahun 2024 kepada Kabupaten Bulukumba dan tiga penghargaan diterima atas dukungan dan komitmen pengimplementasian program Quick Wins Kemendukbangga/BKKBN masing masing kepada Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf, Wakil Bupati Bulukumba Andi Edy Manaf dan Ketua TP PKK Bulukumba Andi Herfida Muchtar yang diserahkan oleh Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Wihaji.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bulukumba, dr.H.Muhammad Amrullah mengaku bersyukur atas keberhasilan Pemkab Bulukumba mendapatkan empat penghargaan, terutama penurunan angka stunting.
Menurut dia, keberhasilan penurunan angka stunting berkat dorongan kuat dari Bupati dan Wakil Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf-Andi Edy Manaf. Ditambah lagi peran penting Tim Penggerak PKK Kabupaten Bulukumba dan kolaborasi lintas sektoral.
“Tentu rasa syukur dan apresiasi atas kerja kerja kolaborasi lintas sektor, lintas program dan peran serta masyarakat selama ini dalam menyukseskan program penurunan angka stunting,” jelas Muhammad Amrullah.(ful/rif)

