MALILI, BKM — Pemkab Luwu Timur melakukan penandatangan Letter of Intent (LoI) antara Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar dengan Universiti Sains Islam Malaysia (USIM) di Kuala Lumpur, Malaysia, Senin (28/7). Hal ini sebagai bentuk berkomitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan penguatan sumber daya manusianya.
Penandatanganan LoI menjadi pijakan awal kerjasama strategis dalam pendirian Sekolah Unggulan Pintar Berbakat di Luwu Timur . ”Dari sini kita akan mengatur secara teknis iplementasi dari kerjasama yang disepakati. Kita akan berusaha memberikan yang terbaik bagi pendidikan anak-anak kita di Luwu Timur dengan mengadopsi metode yang dilakukan disini,” ujar Bupati Lutim Irwan Bachri Syam.
Program ini dirancang sebagai tindak lanjut dukungan Pemkab Luwu Timur terhadap program prioritas nasional yang sejalan dengan astacita Presiden RI. Selain itu ketiga pihak juga berdiskusi dan bertukar pengalaman terkait kurikulum yang dikembangkan di Kolej Permata Insan, termasuk teknis proses belajar mengajar serta transfer pengetahuan terkait peningkatan kualitas tenaga pengajar dan sumber daya manusia pengelolanya.
Model pendidikan Permata Insan USIM memang dikenal sebagai institusi yang menyeimbangkan kecerdasan intelektual, spiritual, dan emosional. Terbukti dengan siswa-siswanya yang merupakan siswa terbaik pilihan dari seluruh anak di Malaysia dengan IQ minimal siswanya yakni 130.
Dalam kerja sama ini sistem pendidikan yang akan diterapkan akan mengadaptasi model pembelajaran dari Kolej Permata Insan. Kepada wartawan usai penandatanganan LoI, Rektor USIM Prof. Dato’ TS. Dr. Syarifuddin memastikan kesiapan pihaknya dalam menjalin kolaborasi dengan Pemkab Luwu Timur dan UMI Makassar.
“Dengan Bupati Lutim kita kerjasamakan adalah sekolah unggul. kami siap berbagi model pendidikan yang telah kami terapkan dan ini menjadi wujud komitmen kami untuk bersama-sama membangun Sekolah Unggulan Pintar Berbakat di Kabupaten Luwu Timur,” terang Prof Dato’.
Rektor UMI Makassar, Prof. Dr. H. Hambali Thalib menyatakan dukungannya dalam bentuk pendampingan akademik, pengembangan kurikulum, dan pelatihan tenaga pendidik dalam proyek ini. “UMI dan USIM memiliki visi yang sama, memadukan keunggulan sains modern, nilai-nilai Islam, dan pembinaan karakter unggul,” ujar Prof. Hambali.
Sebelumnya, Bupati Luwu Timur dan rombongan telah disambut secara antusias oleh pihak USIM dan telah diajak berkeliling untuk meninjau langsung fasilitas sekolah, mulai dari ruang kelas, asrama, kantin, hingga sarana pembelajaran modern. Ketiga pihak menegaskan komitmen untuk berkolaborasi dan bekerja sama untuk menghadirkan sekolah-sekolah unggulan berbasis islam dan Al-Quran di nusantara, khususnya di Kabupaten Luwu Timur.
Kerja sama ini diharapkan menjadi tonggak penting untuk kolaborasi pendidikan yang lebih luas ke depan demi mewujudkan generasi unggul, berkualitas, dan berdaya saing di Lutim yang cakap secara pengetahuan dan keterampilan, juga berakhlakul karimah dengan berakar pada nilai-nilai luhur budaya. (rls)

