BELOPA, BKM — Bupati Luwu H Patahudding didampingi Kapolres Luwu, AKBP Adnan Pandibu, Direktur Utama PT Masmindo Dwi Area (MDA) Trisakti Simorangkir meresmikan pemanfaatan dua unit jembatan dengan struktur baja beton di Desa Kadundung dan Desa Tobarru Kecamatan Latimojong, Rabu (30/7).
Bupati Luwu H Patahudding memberi apresiasi dan ucapan terima kasih kepada MDA yang memberi sumbangsih berupa pembangunan infrastruktur dua unit jembatan yang kuat dan kokoh.
“Tahun 2024 wilayah Latimojong mengalami bencana banjir dan longsor, menghanyutkan jembatan di Kadundung dan Tobarru. Hari ini PT MDA mengganti dengan membangun dua unit jembatan yang kokoh. Atas nama Pemkab Luwu kami ucapkan banyak terima kasih,” ujar Patahudding.
Patahudding berharap jembatan yang dibangun MDA dapat membantu kelancaran dalam memberikan pelayanan publik. Pula pihaknya berharap MDA dapat menjadi mitra Pemkab Luwu demi mewujudkan aspek kesejahteraan masyarakat Kabupaten Luwu
“Kami mensyukuri jembatan ini dibangun. Semoga ke depan MDA bisa membantu untuk mengaspal jalan yang ada di Kecamatan Latimojong. Sesungguhnya jalan dengan aspal yang mulus sangat dirindukan masyarakat Latimojong,” tandasnya.
Patahudding menambahkan, dua unit jembatan yang kokoh di Kadundung dan Tobarru adalah bukti nyata begitu besarnya investasi dan komitmen MDA untuk memajukan Latimojong
“Saya doakan, semoga usaha yang diupayakan dan dikeluarkan dari tanah Latimojong ini bisa memberi rezki buat kita semua, dan yang paling utama bisa mensejahterakan masyarakat Latimojong dan Kabupaten Luwu pada umumnya,” jelasnya.
Sementara itu, Direktur Utama PT MDA, Trisakti Simorangkir mengatakan dua unit jembatan yang dibangun MDA ini merupakan aset publik dan menjadi bukit keseriusan dan keberlanjutan usaha pertambangan emas di Latimojong
“Kami berharap jembatan ini bukan hanya sebatas menghubungkan jalan antar desa di Latimojong, tetapi juga bisa memudahkan akses untuk pelayanan publik baik dibidang kesehatan dan juga pendidikan. Melalui pembangunan dua unit jembatan ini, kami juga ingin membuktikan keseriusan dan komitmen keberlanjutan upaya pertambangan emas di Latimojong. Kami ingin memberikan contoh wujud kemitraan yang baik antara perusahaan dan pemerintah daerah Kabupaten Luwu yang baik wujud kemitraan,” jelas Trisakti.
Untuk diketahui, pada tahun 2024 lalu, MDA melalui PT Petrosea dan dijalankan PT Piranti Jagad Raya membangun dua unit jembatan permanen di Desa Kadundung dengan bentang jembatan 36 meter dan lebar enam meter, serta di Desa Tobarru dengan bentang 10 meter dan lebar enam meter. Jembatan yang rampung di awal tahun 2025 ini disebut-sebut sebagai jembatan paling kuat dan kokoh yang pernah dibangun di Kabupaten Luwu dimana dengan struktur baja beton K-450, dengan beban absolut bisa mencapai 150 ton dan bisa bertahan hingga mencapai 120 tahun. (rls)
