MAKASSAR, BKM — Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan menyatakan kesiapan mendukung kebijakan pemerintah pusat terkait pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai pengganti ujian akhir di sekolah.
Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Iqbal Najmuddin, mengatakan bahwa pihaknya saat ini tengah menanti petunjuk teknis (Juknis) dari Kementerian Pendidikan sebagai acuan pelaksanaan di lapangan.
“Nanti disiapkan teknisnya oleh kementerian. Sementara ini kita menyiapkan teknis di daerah, termasuk infrastruktur di sekolah seperti laptop, komputer, dan sarana pendukung lainnya. Karena TKA ini kemungkinan berbasis online,” ujar Iqbal, Senin (4/8).
Ia menegaskan bahwa kebijakan pelaksanaan TKA akan segera ditindaklanjuti di daerah, terutama dalam aspek persiapan siswa dan sekolah.
“Kita tentu mendukung, apalagi ini menjadi alat ukur kemampuan akademik siswa secara nasional, termasuk di Sulawesi Selatan. Sekarang kami mempersiapkan langkah-langkah antisipatif agar siswa siap menghadapi TKA nanti,” lanjutnya.
Menurut Iqbal, berbagai upaya telah dirancang, termasuk pelatihan soal, pembelajaran online, dan program pembimbingan bagi siswa. Hal ini sejalan dengan penguatan kompetensi literasi, numerasi, dan kemampuan akademik lainnya.
“Salah satu bentuknya nanti ada pelatihan-pelatihan, siswa mengerjakan soal, pembelajaran tambahan. Minimal ada latihan agar anak-anak familiar dengan bentuk soal TKA,” jelasnya.
Terkait pelaksanaan teknis di lapangan, Dinas Pendidikan Sulsel juga berkaca pada pengalaman sebelumnya saat melaksanakan Tes Potensi Akademik (TPA) dalam Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB).
“Alhamdulillah, kemarin waktu SPMB kita sudah melaksanakan TPA. Jadi dari sisi mekanisme, kemungkinan pelaksanaannya nanti tidak jauh berbeda dengan itu,” tambah Iqbal.
Ia menjelaskan bahwa TKA nantinya akan menguji kemampuan akademik siswa berdasarkan mata pelajaran yang telah diajarkan di sekolah.
“Tes ini fokus pada mapel-mapel tertentu, jadi nanti siswa akan dilatih menyelesaikan soal-soal akademik sesuai dengan bidang pelajaran tersebut. Ini yang akan kita siapkan di sekolah,” tutupnya. (jun)

