BULUKUMBA, BKM–Legislator Partai Demokrat selaku Wakil Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bulukumba, Kaspul BJ menaruh perhatian lebih kepada semua elemen desa dalam memasifkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di sektor pajak.
Sebab itu, Kaspul BJ memberikan reward kepada Pemerintah Desa (Pemdes) Tugondeng, atas capaian pemasukan tertinggi Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Kecamatan Herlang. Dia menilai, capaian pajak ini patut diapresiasi.
“Kami memberikan penghargaan kepada Pemerintah Desa, para kolektor dan masyarakat Tugondeng,” kata Kaspul BJ dalam keterangannya kepada Reporter Harian Berita Kota Makassar di Bulukumba, Senin (18/8) malam.
Penghargaan dari politikus muda tersebut, merupakan ‘kado istimewa’ pada momentum perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 80 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia.
Piagam penghargaan Kaspul BJ diterima langsung oleh Kepala Desa Tugondeng, Sirajuddin di sela ramah tamah HUT ke 80 RI di Kantor Camat Herlang, Minggu (17/8) malam.
Kaspul menguraikan alasan-alasannya memberikan penghargaan. Dia menyatakan bahwa realisasi PBB-P2 di Desa Tugondeng hingga per Agustus 2025 sudah menyentuh angka 50 persen lebih.
Angka tersebut, menurut Kaspul, cukup fantastis jika disandingkan dengan masa jatuh tempo yang masih relatif lama, pada akhir November 2025 mendatang. Dia menuturkan, realisasi ini berkat kerja keras dari para kolektor atau penagih pajak di lapangan.
“Kolektor adalah ujung tombak pendapatan PBB-P2. Selain itu, kami apresiasi kesadaran masyarakat yang tinggi untuk taat pajak. Ini luar biasa,” jelas Kaspul.
Legislator asal daerah pemilihan (Dapil) Kecamatan Kajang dan Herlang ini, lebih dalam berharap desa-desa lain di Kecamatan Herlang yang masih rendah capaiannya pajak PBB-P2 agar bisa lebih progresif lagi.
Sebab, kata Kaspul, konstribusi pajak yang berasal dari masyarakat akan kembali dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama pada sektor pembangunan infrastruktur fisik.
“Ini juga bagian dari komitmen kami dalam mendorong PAD (Pendapatan Asli Daerah) di sektor pajak,” jelas Kaspul, yang juga bermitra komisi dengan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bulukumb. (ful/rif)

