BULUKUMBA, BKM — Pemkab Bulukumba melalui Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (Diskominfo) memberikan apresiasi kepada para pengelola data terbaik melalui penyerahan penghargaan penyelenggaraan Satu Data Indonesia (SDI) Tahun 2025 sebagai wujud komitmen dalam memperkuat tata kelola data di daerah. Penghargaan diserahkan Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf dalam apel pagi di halaman Kantor Bupati Bulukumba, Senin (25/8).
Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, komitmen, dan kinerja terbaik dari berbagai pihak yang menjadi garda terdepan dalam pengelolaan data. Hal ini juga merupakan bagian dari implementasi Peraturan Bupati Bulukumba Nomor 4 Tahun 2023 tentang penyelenggaraan SDI di daerah.
SDI adalah inisiatif strategis pemerintah untuk menciptakan data yang terintegrasi, mudah diakses, dan dapat dibagipakaikan. Dengan data yang solid, proses perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi pembangunan dapat berjalan lebih efektif, efisien, dan yang terpenting, tepat sasaran bagi masyarakat.
Kepala Bidang Persandian dan Statistik Diskominfo Bulukumba, Andi Eliz Indayani menyampaikan bahwa proses penilaian dalam penghargaan ini dilakukan secara komprehensif.
“Penilaian dalam penghargaan SD mencakup evaluasi terhadap kualitas, kuantitas, dan pemanfaatan data yang dikelola oleh pemerintah daerah, instansi vertikal, dan lembaga terkait, dengan mengukur aspek kebijakan, kelembagaan, sumber daya manusia, dan penyelenggaraan proses satu data,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Diskominfo Bulukumba, Asdar Andi Bennu menyampaikan apresiasi mendalam kepada penerima penghargaan. “Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh penerima piagam atas kontribusi nyata dalam pengelolaan data sektoral. Semoga penghargaan ini menjadi penyemangat untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola data serta memperkuat komitmen bersama dalam mendukung pembangunan daerah melalui SDI,” ujarnya.
Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf dalam penyampaiannya pada apel pagi menekankan bahwa penghargaan ini sebagai gambaran kinerja pemerintah sehingga harus terus ditingkatkan.
“Pemberian penghargaan ini merupakan gambaran dari kinerja kita selama ini. Saya menekankan kepada seluruh jajaran untuk terus meningkatkan performa dan profesionalisme dalam bekerja. Kita harus selalu kompak dan fokus pada langkah-langkah strategis yang perlu dilakukan,” ujar bupati yang akrab disapa Andi Utta.
Sebagai salah satu OPD yang mendapatkan penghargaan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan melalui Kepala Dinas, Thaiyeb Maningkasi mengungkapkan bahwa penghargaan ini bukan sekadar bentuk apresiasi, tetapi juga pengingat pentingnya peran data untuk kemajuan daerah.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi para pengelola data di seluruh OPD. Selama ini, pengolahan data sering dipandang sebelah mata dan hanya dianggap penting pada saat-saat tertentu. Melalui kegiatan dan penghargaan ini, data diposisikan sebagai hal yang sangat penting, tidak hanya bagi individu atau OPD, tetapi juga bagi kemajuan daerah,” ungkap Thaiyeb Maningkasi.
Melalui kebijakan ini, Diskominfo terus mendorong kolaborasi antara organisasi perangkat daerah (OPD), kecamatan, kelurahan, dan desa untuk menghasilkan data sektoral yang berkualitas dan akurat. (ful)
