Site icon Berita Kota Makassar

DCP PPP Sebut Amir Uskara Layak, Mardiono Masih Kuat

BULUKUMBA, BKM–Pelaksana tugas (Plt) Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangun (PPP) Kabupaten Bulukumba, Vikra Zulfikar Askar menilai Dr HM Amir Uskara layak masuk bursa Calon Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP pada Muktamar ke-10 PPP yang rencananya digelar 27 September 2025 mendatang.
“Beliau (Amir Uskara.red) sangat layak. Kami DPC PPP Bulukumba siap mati kalau beliau maju di Muktamar ke-10 PPP,” kata Vikra Zulfikar Askar ketika diminta tanggapannya, Minggu (14/9).

Vikra Zulfikar Askar menegaskan totalitasnya mendukung Amir Uskara jika maju di Muktamar PPP, bukan tanpa alasan. Dia mengatakan, Amir Uskara merupakan tokoh PPP yang paling dituakan di Sulsel.
“Kami di DPC solid jika Pak Amir Uskara maju pada Muktamar nanti. Selain karena dituakan, memang ada kedekatan emosional yang sangat dekat beliau. Kedekatan itu terbangun sejak lama,” kata Vikra.
Lebih lanjut, Vikra yang merupakan putra dari almarhum H. Askar HL ini diminta tanggapannya terkait dinamika politik yang terjadi di PPP jelang Muktamar. Dia menanggapinya secara biasa-biasa saja.
“Wajar jika banyak isu yang muncul menjelang Muktamar PPP, termasuk munculnya sejumlah figur eksternal. Tapi kan sampai hari ini belum ada sama sekali komunikasi yang masuk,” kata Vikra.

Namun demikian, dia berpendapat bahwasanya dukungan untuk Plt Ketua Umum DPP PPP Muhamad Mardiono masih kuat di akar rumput. Sehingga banyak DPC PPP masih menginginkan Mardiono untuk kembali memimpin PPP.
“Cuma sampai saat ini beliau (Mardiono) belum bersikap secara resmi, apakah maju atau tidak di Muktamar ke-10 PPP. Kami di DPC PPP Bulukumba masih menunggu petunjuk dari DPW maupun DPP. Nanti dilihat seperti apa perkembangannya,” jelas Vikra.

Vikra lebih jauh menepis isu kegagalan PPP gagal masuk Senayan pada Pemilu 2024 lalu, diakibatkan oleh Mardiono semata. Menurut Vikra, kegagalan itu bukan murni kesalahan secara pribadi.
“Partai ini bukan kerja satu orang saja. Kalau ada yang mau disalahkan, maka itu kesalahan kita semua. Yang utama sekarang adalah bagaimana cara agar PPP bisa kembali ke Senayan di pemilu mendatang,” katanya.
Diketahui saat ini, dinamika politik di internal partai berlambang Kakbah semakin panas jelang Muktamar. Beragam spekulasi mencuat dalam perebutan kursi panas 01 PPP Periode 2025-2030.(ful/rif)

Exit mobile version