ENREKANG, BKM — Keluhan masyarakat kembali mencuat di Rumah Sakit Umum Massenrempulu (RSUM) Enrekang. Keluhana dimaksud mulai dari aspek pelayanan, fasilitas hingga minimnya dokter spesialis.
Plt Direktur RSUD Massenrempulu, drg Rahmad tak menampik hal tersebut. Dia mengakui memang ada sejumlah persoalan yang harus segera dibenahi. Diantaranya antrean panjang, mulai dari pendaftaran hingga pengambilan obat.
Rahmad menjelaskan, beberapa langkah perbaikan sudah dilakukan, dan sebagian lainnya sedang disiapkan. Untuk mengurai antrean di Rumah Sakit, adik bupati Enrekang Yusuf Ritangga ini menerapkan sistem manajemen berbasis jadwal dokter. Pasien hanya bisa mendaftar sesuai jam praktik dokter.
“Misalnya, kalau dokter mulai jam delapan pagi, maka pendaftaran juga dibuka jam delapan pagi. Cara ini sudah kami uji coba dan hasilnya antrean jauh lebih terurai,” ujar Rahmad, saat ditemui di Enrekang, Senin (15/9).
Dia menambahkan, antrean yang lebih singkat di pendaftaran dan pemeriksaan otomatis mempercepat juga pengambilan obat. “Kedepan, khusus obat racikan yang butuh waktu lebih lama, akan ditambah tenaga di bagian farmasi agar pelayanan lebih cepat” jelasnya. (her/C)

