BeritaKotaMakassar.Com — Kebakaran besar melanda permukiman padat di Kelurahan Tangki, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat, pada Minggu malam (28/9). Api baru berhasil dipadamkan menjelang dini hari setelah menghanguskan ratusan rumah. Akibatnya, ribuan warga dari ratusan kepala keluarga terpaksa mengungsi ke beberapa titik di sekitar lokasi.
Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, Kevin Wu, menyatakan keprihatinannya atas musibah ini. Ia menilai kebakaran yang berulang di kawasan padat penduduk menunjukkan perlunya investigasi serius. Menurutnya, hasil penyelidikan bisa menjadi bahan pembelajaran sekaligus pencegahan kebakaran di masa mendatang.
“Tentu harus ada penyelidikan terhadap faktor-faktor penyebabnya, supaya ini bisa menjadi pelajaran. Kita perlu melakukan perbaikan, bukan sekadar mencari kambing hitam,” ujar Kevin. Ia menambahkan, kejelasan penyebab akan memudahkan pemerintah dalam merumuskan langkah antisipasi.
Kevin juga menyoroti terjadinya api yang sempat padam namun kembali menyala berulang kali. Kondisi tersebut diduga dipicu minimnya pasokan air di sekitar lokasi kebakaran. “Kami mendapat laporan api sempat padam lalu menyala lagi berkali-kali. Informasi lain yang saya terima adalah terkait kekurangan pasokan air,” jelasnya.
Selain itu, ia mempertanyakan kelanjutan program 1 RT 1 APAR yang pernah digagas Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Menurutnya, program penyediaan alat pemadam kebakaran ringan seharusnya menjadi benteng pertama pencegahan. “Pemprov DKI harus serius menjalankan program ini, karena kebakaran terus menjadi momok bagi masyarakat,” tegas Kevin.
Meski menyampaikan kritik, Kevin tetap mengapresiasi langkah cepat pemerintah dalam menangani kebakaran Tamansari. Ia menilai koordinasi aparat kelurahan, kecamatan, damkar, BPBD, PAM, hingga Baznas sudah berjalan baik dalam membantu evakuasi, penyediaan air, dan penyaluran bantuan sosial bagi warga terdampak. (jp)
