Site icon Berita Kota Makassar

Pemeriksaan Kualitas Bangunan Pesantren di Indonesia: Upaya Pemerintah Pastikan Keamanan Santri

BeritaKotaMakassar.Com — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bersama Kementerian Agama (Kemenag) kini tengah melakukan pemeriksaan kualitas bangunan pesantren di seluruh Indonesia. Langkah ini diambil setelah tragedi ambruknya bangunan Pondok Pesantren Al Khoziny di Sidoarjo yang menewaskan puluhan santri pada akhir September lalu. Pemeriksaan difokuskan untuk memastikan keselamatan dan kelayakan struktur bangunan pesantren.
Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menjelaskan bahwa pengecekan kualitas bangunan pesantren sudah dimulai pada awal pekan ini. Pemeriksaan ini dilakukan dengan melibatkan Kemenag dan bertujuan untuk menjamin bahwa bangunan pesantren memenuhi standar konstruksi yang aman bagi para santri. Pengecekan ini dimulai pada Senin, 6 Oktober 2023, dan berjalan secara bertahap.
Menurut Dody, pemeriksaan ini mencakup ribuan pesantren yang tersebar di seluruh Indonesia. Meski begitu, fokus utama pengecekan ada di Pulau Jawa dan Sumatera, di mana jumlah pesantren cukup banyak. Pemerintah menargetkan pengecekan terhadap sekitar 40.000 pesantren yang ada di Indonesia untuk memastikan kelayakan struktur bangunan, khususnya yang berlantai dua atau lebih.
Pengecekan akan difokuskan pada aspek struktural bangunan, mengingat banyak pesantren yang memiliki fasilitas bertingkat. “Kami akan memeriksa bangunan bertingkat, dua lantai ke atas, untuk menghindari kejadian serupa,” kata Dody. Pemeriksaan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan keselamatan serta kualitas infrastruktur di lembaga pendidikan berbasis keagamaan tersebut.
Langkah ini juga merupakan komitmen pemerintah untuk memastikan bahwa seluruh pesantren memiliki bangunan yang aman dan layak huni bagi para santri. Dengan banyaknya pesantren yang tersebar di berbagai daerah, termasuk daerah-daerah terpencil, pengecekan ini menjadi penting untuk mencegah kecelakaan di masa depan. Pemerintah berharap proses ini berjalan lancar dan dapat memperbaiki kondisi bangunan yang tidak memenuhi standar.
Secara keseluruhan, pemerintah Indonesia berupaya untuk meningkatkan kualitas dan keselamatan infrastruktur pendidikan pesantren di seluruh Indonesia. Pengecekan ini merupakan langkah konkret yang menunjukkan perhatian serius pemerintah terhadap keselamatan para santri. Diharapkan, pemeriksaan ini dapat mengurangi risiko kecelakaan serta memastikan pesantren memiliki fasilitas yang aman untuk mendukung proses belajar mengajar. (jp)

Exit mobile version