SINJAI, BKM—Upaya meningkatkan produktivitas sektor peternakan dan pertanian di Kabupaten Sinjai kembali mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah. Hal ini terlihat dari rampungnya pembangunan gedung pakan ternak dan fasilitas sumur bor di Dusun Hilalang, Desa Lamatti Riaja, Kecamatan Bulupoddo, yang digagas oleh Kelompok Tani Bersama II.
Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, yang menghadiri acara syukuran penyelesaian pembangunan tersebut, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif para petani.
“Saya sangat bangga dengan masyarakat Desa Lamatti Riaja khususnya kelompok tani bersama yang bisa memikirkan upaya untuk mendorong agar produksi di sektor peternakan lewat pengelolaan pakan ternak bisa terealisasi. Pemerintah akan terus mendukung dan memfasilitasi kebutuhan masyarakat desa dalam meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan,” ujarnya, Kamis (30/10/2025).
Ketua Kelompok Tani Maju Bersama 2, Andi Junaid, turut menyampaikan terima kasih atas perhatian dan respon cepat Pemkab Sinjai dalam memenuhi kebutuhan masyarakat setempat.
Pembangunan gudang pakan ternak dan sumur bor tersebut diketahui bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik. Gudang pakan memanfaatkan DAK Fisik Bidang Pertanian tahun 2024 dengan nilai lebih dari Rp100 juta. Sementara itu, sumur bor juga dibangun melalui DAK Fisik 2024 dengan anggaran serupa.
Bupati Ratnawati menegaskan bahwa kedua fasilitas tersebut merupakan jawaban atas kebutuhan dasar warga, terutama dalam mendukung produktivitas pertanian.
Ia menjelaskan bahwa sumur bor ini tidak hanya berfungsi untuk pengairan sawah, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai sumber air bersih. Nantinya, pengelolaan akan dilakukan oleh kelompok tani setempat.
“Saya berharap kedua fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal dan dijaga keberlanjutannya. Mari kita rawat bersama agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” imbuhnya.
Acara syukuran ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan H. Kamaruddin, Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Dr. Mansyur, serta Camat Bulupoddo.
