MAKASSAR, BKM–Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kota Makassar bersama Fraksi Demokrat DPRD Makassar memastikan memperkuat kolaborasi politik serta mengawal arah pembangunan kota.
Terlebih lagi, sudah dilakukan pertemuan yang berlangsung hangat itu dipimpin langsung Wakil Ketua DPC Demokrat Makassar, Tri Sulkarnain Ahmad, bersama Ketua DPC Demokrat yang juga Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham.
Anggota DPRD Makassar ini mengatakan, pertemuan tersebut menjadi ruang diskusi terbuka untuk menegaskan kembali komitmen Partai Demokrat sebagai partai pengusung pada Pilwali Makassar lalu. Ia menegaskan, Demokrat memiliki tanggung jawab moral dan politik untuk memastikan jalannya pemerintahan tetap searah dengan kebutuhan masyarakat.
“Alhamdulillah, kami dari DPC dan Fraksi Demokrat berdiskusi langsung dengan Pak Wali Kota kemarin. Banyak hal strategis yang kami bahas, khususnya peran Demokrat dalam mengawal jalannya pemerintahan di Kota Makassar,” ungkapnya, Rabu (19/11).
Ia menyebut, Demokrat melihat pentingnya menjaga komunikasi politik yang sehat demi memastikan kebijakan publik di Makassar berjalan efektif. Ia menambahkan bahwa seluruh kader Demokrat di legislatif telah diberi instruksi untuk aktif menyerap aspirasi dan melakukan pengawasan, terutama pada sektor pelayanan publik.
Dalam pertemuan tersebut, sejumlah isu hangat kota menjadi sorotan utama. Mulai dari problem penanganan sampah yang masih menjadi pekerjaan besar, polemik pendaftaran RT/RW yang dikeluhkan warga, hingga kisruh status Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Paotere yang belum menemukan titik terang.
“Semua isu yang bersentuhan langsung dengan masyarakat kami bicarakan, termasuk tata kelola sampah, sistem pemilihan RT/RW yang harus lebih transparan, dan persoalan TPI Paotere yang perlu solusi permanen,” ujarnya.
Menurutnya, Demokrat ingin memastikan bahwa kebijakan Pemkot Makassar harus selalu mengutamakan kepentingan publik. Ia menegaskan, TPI Paotere sebagai pusat aktivitas ekonomi harus mendapatkan perhatian serius agar tidak terus terhambat persoalan aset.
Ia juga berharap momentum silaturahmi politik ini dapat memperkuat sinergi antara Pemerintah Kota Makassar dan Partai Demokrat. Ia menegaskan, kerja sama yang terjaga akan berdampak langsung pada percepatan pembangunan serta penyelesaian persoalan warga.
“Semoga diskusi dan silaturahmi ini selalu terjaga untuk kemajuan Kota Makassar. Demokrat siap bekerja sama dan mengawal setiap kebijakan yang berpihak kepada masyarakat,” tuturnya.
Dengan pertemuan ini, Demokrat Makassar menegaskan dirinya sebagai salah satu kekuatan politik yang aktif, kritis, namun tetap konstruktif dalam mendukung pembangunan di Kota Daeng. (ita/rif)
