Site icon Berita Kota Makassar

‎PAC Dorong Regenerasi di Konfercab PDIP Makassar

‎MAKASSAR, BKM–Suhu politik internal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Makassar mulai naik menjelang Konferensi Cabang (Konfercab).
Dinamika dukungan, manuver struktur, hingga spekulasi nama calon ketua baru kini menjadi perbincangan hangat di lingkaran banteng.
‎‎Arah regenerasi di tubuh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Makassar semakin terlihat ketika mayoritas Pengurus Anak Cabang (PAC) disebut telah menyodorkan rekomendasi kandidat ketua untuk periode mendatang.
Dari 15 PAC, sebanyak 14 PAC dikabarkan mendorong satu nama yang belakangan menjadi pusat perhatian William, legislator Makassar yang saat ini menjabat Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Makassar.

‎‎Meski namanya disebut paling dominan mendapat dukungan, William memilih tampil rendah hati. Ia mengakui mendengar kabar terkait rekomendasi tersebut, namun menegaskan keputusan final tetap berada pada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP.
‎‎”Informasinya memang begitu, tapi saya belum lihat fisiknya karena katanya rekomendasi itu langsung dikirim ke DPP. Jadi kita tunggu saja keputusan pusat,” ujarnya.

‎‎Mengenai beredarnya isu bahwa delapan nama calon ketua telah diserahkan ke DPP, William juga belum memastikan kebenarannya. Ia hanya mengetahui bahwa proses awal dilakukan di tingkat PAC, kemudian diteruskan ke DPD PDIP Sulsel, dan selanjutnya ke DPP.
‎‎”Kalau soal delapan nama itu saya belum tahu persis. Yang saya dengar hanya mekanisme PAC mengusulkan nama, lalu DPD membawa ke DPP,” jelasnya.
‎‎Terkait agenda Konfercab, William menyebutkan bahwa informasi sementara menunjukkan pelaksanaannya setelah Konferda PDIP Sulsel. Salah satu tanggal yang beredar adalah 24 November 2025, meski ia belum dapat memastikan. “Biasanya konferda selesai dulu, baru berlanjut konfercab kabupaten/kota termasuk Makassar,” tambahnya.
‎‎Ia juga menegaskan bahwa mekanisme fit and proper test tidak berlaku bagi calon ketua di level kabupaten/kota. Mekanisme itu, kata dia, hanya untuk kandidat Ketua DPD PDIP Sulsel, sementara tingkat kota sepenuhnya menjadi kewenangan PAC dan DPP. “Untuk tingkat Makassar, PAC memberikan rekomendasi, dan DPP menentukan siapa ketuanya,” tegasnya.

‎‎Sikap William konsisten menunggu, tunduk, dan siap menjalankan keputusan partai tanpa syarat. “Sebagai kader, apa pun keputusan DPP, itu yang terbaik bagi kebesaran partai,” ucapnya.
‎‎Dengan dukungan PAC yang begitu kuat mengarah kepada William, perebutan kursi ketua diperkirakan menjadi salah satu kontestasi internal paling menarik di tubuh PDIP Makassar dalam beberapa tahun terakhir. (ita/rif)

Exit mobile version