Site icon Berita Kota Makassar

Jangan Tergiur Iming-iming, tak Ada Haji Furoda Tahun Depan

MAKASSAR, BKM — Kepala Bidang (Kabid) Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama (Kemenag) Sulsel, Ikbal Ismail menegaskan bahwa tak ada haji furoda di tahun 2026 mendatang. Dengan demikian, masyarakat jangan lagi tergiur dengan iming-iming oknum yang tak bertanggung jawab.

“Tidak ada haji furoda 2026. Sampaikan ke masyarakat, 2026 tidak ada haji furoda. Jangan tergoda dengan janji visa yang tidak berizin,” kata Ikbal di Kantor Kemenag Sulsel, Selasa (25/11).

Ia menyampaikan bahwa Pemerintah Arab Saudi memastikan menutup pintu masuk bagi jemaah yang tidak menggunakan visa haji resmi. Ikbal juga mengingatkan bahwa untuk masuk dalam kawasan Makkah kini super ketat.

Ikbal bercerita, pada penyelenggara haji tahun sebelumnya hotel yang ia tempati sempat digeledah untuk memastikan tak ada yang menggunakan visa ilegal.

“Sangat ketat untuk masuk Makkah. Petugas saja, walaupun penduduk Makkah ditahan. Tidak bisa masuk Makkah, walaupun orang Indonesia yang bermukim di sana sudah cukup lama. Hotel saya saja tiga kali digeledah. Ketat sekali. Kalau mau berhaji lewat haji resmilah. Haji reguler dan haji khusus,” jelasnya.

Pihaknya juga sudah mengimbau para travel agar tak bermain dan tidak menipu masyarakat dengan haji furoda.

Sekadar diketahui, haji furoda adalah jalur pelaksanaan ibadah haji tanpa menggunakan kuota resmi yang diberikan Arab Saudi kepada pemerintah Indonesia. Berbeda dari haji reguler dan haji plus, haji furoda menggunakan visa mujamalah atau visa undangan khusus yang diterbitkan langsung oleh Kerajaan Arab Saudi.

Karena tidak terikat kuota nasional, jemaah haji furoda bisa berangkat pada tahun yang sama saat mereka mendaftar, tanpa perlu antrean panjang seperti haji reguler (10-30 tahun) atau haji plus (5-7 tahun). Skema ini diatur langsung oleh Pemerintah Arab Saudi dan tidak melalui jalur resmi pemerintah Indonesia.

Pada pelaksanaan ibadah haji 2025, banyak jemaah yang sudah mendaftar haji furoda namun gagal berangkat yang disebabkan visa mereka tidak diterbitkan oleh pemerintah Arab Saudi. (jun)

Exit mobile version