MAKASSAR, BKM — Memasuki kampus Universitas Hasanuddin, Minggu (30/11/2025) sore, suasana Pimnas ke-38 masih terasa. Walaupun penutupan ajang bergengsi mahasiswa tingkat nasional itu sudah berakhir sejak beberapa hari sebelumnya.
Universitas Hasanuddin (Unhas) di Pimnas tahun ini sukses mempertahankan gelar juara. Pencapaian yang sangat luar biasa. Sekaligus kado akhir tahun bagi seluruh civitas akademika Kampus Merah.
Untuk terus menjaga euforia juara Pimnas ke-38 Unhas menggelar Homecoming Pimnas ke-38 yang dirangkaikan dengan Welcome Dinner di Unhas Hotel and Convention, Minggu, (30/11/2025).
Kegiatan ini menjadi momentum silaturahmi sekaligus refleksi perjalanan panjang Tim Pemenangan Pimnas Unhas dalam mempertahankan Piala Adhikarta Kertawidya.
Kasubdit Pengembangan Prestasi dan Talenta Unhas, Prof. Dr. Ir. Suhasman, S.Hut., M.Si., selaku Ketua Tim Pemenangan PIMNAS Unhas, menyampaikan laporan lengkap perjalanan tim sejak tahap awal hingga meraih gelar juara bertahan.
Ia menjelaskan bahwa selama 294 hari proses pembinaan, para mahasiswa merasakan pengalaman belajar yang kompetitif dan istimewa.
“Kita tidak menyangka dapat kembali menjadi juara bertahan. Ini buah dari proses panjang dan dedikasi tanpa henti,” ungkapnya.
Dari 290 proposal yang disubmit, sebanyak 278 proposal lolos seleksi tahap pertama. Selanjutnya 73 tim dinyatakan lolos pendanaan dan intensif, dan akhirnya 20 tim berhasil melaju hingga ajang PIMNAS 38.
“Perjalanan panjang ini telah meninggalkan banyak jejak pembelajaran. Mari kita mulai membuka petualangan baru menuju PIMNAS 39 tahun 2026,” ujarnya.
Direktur Kemahasiswaan, Abdullah Sanusi, S.E., MBA., Ph.D., memberikan apresiasi kepada seluruh panitia dan tim pendukung atas penyelenggaraan yang berjalan lancar.
Beberapa aspek pelaksanaan mendapatkan penilaian positif dari seluruh peserta, official, dan tim juri.
Ia mengatakan, kejelasan informasi pada buku panduan, dinilai baik oleh mayoritas peserta karena memudahkan mereka mengakses informasi penting.
Sementara untuk layanan narahubung, yang meraih tingkat kepuasan 85,3%.
“Layanan Liaison Officer (LO), mencatat skor 85,9% yang menunjukkan tingkat kepuasan sangat tinggi,” katanya.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unhas, Prof. drg. Muhammad Ruslin, M.Kes., Ph.D., Sp.BM(K) mengatakan, kemenangan ini harus terus dijaga dan dipertahankan.
Sebagai kampus besar di Indonesia, menurut Prof Ruslin, Unhas harus menjaga tradisi prestasi dan menjaga tradisi juara.
“Apa yang direncanakan dengan matang, dapat kita raih. Prestasi ini adalah buah dari kerja keras selama satu tahun, bukan waktu yang singkat. Inilah persembahan kita kepada kampus merah Universitas Hasanuddin,” tegasnya.
Rektor Unhas, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., menekankan bahwa kejuaraan bukan hanya soal capaian, tetapi juga tentang karakter.
“Pemenang sejati adalah mereka yang memiliki hati yang mulia. Kita ingin mahasiswa Unhas tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepribadian yang baik. Sebagai tuan rumah, kita telah menunjukkan penyambutan yang luar biasa, dibuktikan dengan penilaian sangat baik dari peserta,” ujarnya.
Rektor menutup sambutannya dengan pesan kuat.
“Pastikan Piala Adhikarta selalu dalam pelukan Unhas. Menjadi juara PIMNAS adalah karakter penguatan Universitas Hasanuddin,” ucapnya.
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan apresiasi secara simbolis kepada mahasiswa dan dosen pendamping yang telah berperan dalam proses pembinaan, pendampingan, dan kompetisi hingga mencapai prestasi di Pimnas 38.
Penghargaan ini merupakan wujud pengakuan atas kerja keras dan kontribusi mereka dalam mengharumkan nama Universitas Hasanuddin di tingkat nasional.(rls)
