MAKASSAR, BKM–Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar belum juga menurunkan jadwal untuk pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Provinsi Sulawesi Selatan.
Hingga kini belum ada kejelasan jadwal Musda, meskipun masa jabatan Ketua DPD I Golkar Sulsel, Dr H Taufan Pawe (TP), telah berakhir sejak 19 November 2025 lalu.
Ketua Harian Partai Golkar Sulsel, HA Kadir Halid, mengungkapkan bahwa pihaknya masih menunggu arahan resmi dari DPP Golkar.
“Masih menunggu petunjuk teknis dari DPP. Sampai sekarang juga belum ada Plt yang ditunjuk DPP. Jadi secara tidak langsung Pak Taufan Pawe tetap jadi ketua Golkar Sulsel karena belum ada arahan dari DPP,”ucap Kadir Halid yang juga Ketua Komisi D DPRD Sulsel ini, Senin, (1/12).
Periode TP memimpin partai berlambang pohon beringin rindang Sulsel telah berakhir, dan telah lama nama penantang sudah bermunculan, seperti Munafri Arifuddin alias Appi, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), Adnan Purichta Ichsan, Andi Ina Kartika Sari dan Indah Putri Indriani.
Meski Appi berstatus penantang, tetapi dukungan DPD II Golkar Kabupaten/Kota mayoritas memantapkan dukungan ke Appi ketimbang TP yang menyandang status petahana.
Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Idrus Marham mengatakan, pelaksanaan Musda Partai Golkar Sulsel menjadi atensi DPP. Alasannya, Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia menginginkan Sulsel kembali menjadi lumbung suara beringin.
Maka dari itu, Idrus Marham menegaskan, pengisian Plt Golkar Sulsel segera dilakukan.
“Sulawesi Selatan itu jadi perhatian dari Pak Ketua Bahlil karena ini adalah lumbung Golkar. Jadi Pak Bahlil ingin kembali merebut kemenangan di Pemilu 2029. Jika sudah masa berakhir, tentu akan ada pelaksana tugas turun,” kata Idrus Marham.
Sementara Sekretaris Golkar Sulsel, Marzuki Wadeng menyebut pihaknya masih menunggu SK pemberhentian masa kepengurusan dari DPP.
“Iya akan berakhir tanggal 19 (November) nanti. Biasanya kalau berakhir pasti ada Plt. Tergantung SK-nya,” kata Marzuki belum lama ini.
Menurut Marzuki, tugas Plt Ketua Golkar Sulsel akan menyiapkan tahapan Musyawarah Daerah (Musda). Ia berharap pelaksanaan Musda dilakukan sebelum akhir tahun 2025.
“Tugasnya menyiapkan Musda secepatnya. Kita harap dilakukan secepatnya, sebelum akhir tahun, agar konsolidasi organisasi tetap jalan. Sebenarnya kita sudah siap gelar Musda tapi sampai sekarang belum ada jadwal dari DPP,” imbuhnya. (rif)
