MAKASSAR, BKM–Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Makassar Erick Horas, menilai pelaksanaan Pemilihan Ketua (Pilket) RT/RW di sejumlah kelurahan berlangsung demokratis dan menjadi sinyal positif bagi stabilitas politik di tingkat akar rumput.
Penilaian tersebut disampaikan, setelah Erick Horas meninjau beberapa lokasi pemungutan suara, termasuk di RW 1 Kelurahan Mampu, Kecamatan Wajo, yang menurutnya menunjukkan partisipasi warga yang tinggi dan proses pemilihan yang berjalan tertib.
”Secara umum pelaksanaan cukup demokratis yang dilakukan kemarin, meskipun dengan keterbatasan, proses di tingkat RT paling dasar dalam struktur pemerintahan berjalan baik dan lancar,”ujar Erick ungkapnya, Kamis (4/12).
Erick yang juga Wakil Ketua DPRD Makassar ini menyebut tingginya partisipasi masyarakat dalam Pilket RT/RW sebagai indikasi bahwa situasi politik Makassar berada dalam kondisi stabil dan kondusif. Ia melihat keterlibatan warga yang semakin meningkat sebagai bukti penguatan kesadaran politik masyarakat.
”Ini menandakan kondisi politik di Kota Makassar sangat kondusif. Setelah pemilihan RT, kita akan masuk ke pemilihan RW. Harapan kami tingkat kekeluargaan serta antusiasme masyarakat tetap terjaga,” ujar legislator empat periode ini.
Erick memuji suasana demokrasi di RW 1 yang ia kunjungi. Menurutnya, antusiasme warga bukan hanya terlihat dari partisipasi memilih, tetapi juga dari interaksi sosial yang terbangun di lokasi pemilihan. “Kemarin saya meninjau langsung di RW 1, warga sangat antusias, bahkan ada kegiatan makan bersama. Ini bisa menjadi contoh bagi wilayah lain dalam membangun demokrasi yang lebih inklusif,” ucapnya.
Ia menilai suksesnya Pilket RT/RW 2025 merupakan hasil kolaborasi pemerintah kota, panitia pelaksana, aparat kewilayahan, serta partisipasi aktif masyarakat. Ia menegaskan pentingnya sinergi tersebut untuk menjaga stabilitas politik di tingkat kelurahan. “Kesuksesan proses ini adalah bentuk kolaborasi antara pemerintah, panitia, dan warga. Semua pihak memainkan peran penting untuk menjaga jalannya pemilihan,” katanya.
Melihat pelaksanaan yang dinilai positif, Ia berharap pemilihan RW yang akan digelar setelah tahapan RT dapat berlangsung dengan kualitas serupa. “Kita berharap proses pemilihan RW nanti tetap menjaga semangat kebersamaan dan partisipasi yang sudah terlihat pada pemilihan RT,” ucapnya.
Menurutnya, Pilket RT/RW tidak sekadar kegiatan administratif, melainkan barometer demokrasi lokal. Ia menilai antusiasme masyarakat yang ditunjukkan dalam pemilihan ini merupakan tanda bahwa warga Makassar semakin matang dalam berdemokrasi. “Pilket RT/RW ini menjadi indikator bahwa demokrasi lokal kita berjalan sehat. Masyarakat semakin dewasa dalam menyikapi proses politik,” tutupnya. (ita/rif)
