MAROS, BKM — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Maros memastikan akan mengirimkan 354 atlet dari 32 cabang olahraga (cabor) ke ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan 2026 di Wajo-Bone. Jumlah tersebut dipastikan setelah seluruh babak kualifikasi rampung akhir bulan ini.
Sekretaris Umum KONI Maros, Chairul Siahab, menyebut pihaknya membawahi 34 cabor prestasi. Dari jumlah itu, hanya satu cabor yang gagal lolos, yaitu basket, sementara cabol bola voli baru akan digelar dibulan dessember 2025, sedangkan 32 cabor lainnya sukses meraih tiket Porprov.
”Sesuai hasil babak kualifikasi, Maros akan mengirim atlit 354 atlet dari 32 cabor yang lolos,” ujar Chairul usai memempin rapat pengurus Koni Minggu sore.
Jubir bupati Maros ini menambahkan, hingga saat ini KONI Maros kembali melakukan pemetaan atlet potensi peraih medali emas. Sebab pihaknya memiliki target lima besar atau naik ke peringkat empat besar Sulsel.
”Jika kita melihat potensi atlet kami, tidak tertutup kemunkinan target kita mampu mencapai lima besar,” kata Chairul.
Jadi, sambung Chairul, pemetaan Atlet Unggulan menjadi hal utama. Karena sangat potensial menjadi langkah penting untuk meraih hasil maksimal di Porprov 2026 mendatang.
KONI Maros menargetkan atlet unggulan dari tiap cabor benar-benar dipersiapkan secara intensif. “Untuk target medali sudah ada dan setiap ketua cabor sudah menyampaikan kesiapanya pada rapat pengurus koni yang baru saja berlangsung.
”Jadi Pemetaan ini harus jelas dan tepat, sebab target kami masuk 5 besar di Porprov Sulsel 2026,” ujarnya.
Disebutkan Chairul, seluruh pengurus KONI telah memulai penyusunan langkah strategis yang nantinya diselaraskan dengan metode pelatihan tiap cabor hingga pelaksanaan Porprov 2026 yang akan digelar di Wajo-Bone berlangsung. (ari)

