Site icon Berita Kota Makassar

Satpol PP Luwu Timur Gelar Diklat Dasar

MALILI, BKM — Satpol PP Luwu Timur menggelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Dasar secara mandiri di Aula Kantor Satpolpp Kabupaten Luwu Timur baru-baru ini. Program Diklat dibuka Plt Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Luwu Timur, Baharuddin.
Diklat sebagai upaya peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Untuk pertama kalinya di Sulawesi Selatan, Langkah ini merupakan momentum perdana sekaligus lompatan besar dalam pembinaan kompetensi Satpol PP di Luwu Timur. Pelaksanaan Diklat Dasar di wilayah sendiri menunjukkan kemampuan kelembagaan Satpol PP Lutim yang semakin mandiri, profesional, dan siap bersaing dalam peningkatan kualitas aparatur.

Plt. Kepala Satpol PP Kabupaten Luwu Timur, Baharuddin menyampaikan kegiatan ini tidak lepas dari dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, khususnya Bupati Luwu Timur, Ir. H. Irwan Bachry Syam, ST.,IPM yang memberikan perhatian luar biasa terhadap penguatan kualitas kelembagaan Satuan Polisi Pamong Praja Luwu Timur.
“Ini merupakan komitmen nyata dari Bupati Luwu Timur, yang memberi kebijakan luar biasa serta perhatian lebih kepada Satpol PP Luwu Timur. Beliau selalu menekankan pentingnya peningkatan kapasitas SDM sebagai pondasi pelayanan publik dan penegakan Perda. Dukungan tersebut menjadi motivasi besar bagi kami untuk menyelenggarakan Diklat ini di daerah sendiri,” tutur Baharuddin.

Lebih lanjut, Baharuddin menambahkan, penyelenggaraan Diklat Dasar di daerah merupakan bukti bahwa Satpol PP Lutim mampu mengelola pelatihan berbasis standar nasional. Menurutnya, pelatihan ini tidak hanya sebagai syarat administratif bagi ASN Satpol PP, tetapi juga sebagai modifikasi pembinaan yang lebih efektif, efisien, serta memberikan dampak langsung terhadap kualitas kerja di lapangan.

“Kami ingin memastikan setiap anggota Satpol PP memiliki pondasi yang kuat dalam ilmu, karakter, etika, dan kemampuan teknis. Pelatihan ini akan menjadi salah satu tonggak penting dalam membentuk personel Satpol PP Lutim yang semakin profesional, humanis, dan responsif terhadap dinamika ditengah masyarakat,” sambungnya.
Diklat Dasar ini diikuti 70 ASN Satuan Polisi Pamong Praja yang Terbagi dalam dua gelombang, masing-masing terdiri 35 Peserta yang disusun secara komprehensif melalui kombinasi pembelajaran daring (online) dan luring (tatap muka).
Empat hari pertama akan diisi dengan materi pembelajaran jarak jauh (PJJ) secara daring, dengan memanfaatkan platform pelatihan digital yang telah ditetapkan oleh Kementerian Dalam Negeri. Tiga hari berikutnya akan dilaksanakan secara tatap muka untuk penguatan praktik lapangan, simulasi kasus, dan pendalaman teknis yang memerlukan interaksi langsung.

Dengan keterlibatan dua lembaga nasional tersebut, Diklat Dasar Satpol PP Lutim dipastikan berada pada standar tinggi dan relevan dengan tuntutan tugas saat ini. Baharuddin menjelaskan, tujuan utama dari Diklat Dasar ini adalah memperkuat kemampuan teknis, meningkatkan profesionalisme, serta menanamkan karakter disiplin kepada seluruh anggota Satpol PP Luwu Timur.
“Diklat Dasar ini kami harapkan dapat membekali 70 ASN Satpol PP Luwu Timur dengan pengetahuan hukum dan keterampilan lapangan yang memadai, sehingga mereka menjadi garda terdepan yang profesional, sigap, dan humanis dalam menjaga ketertiban umum serta menegakkan Peraturan Daerah Demi Terwujudnya Kabupaten Luwu Timur yang Maju & Sejahtera,” jelasnya.

Diklat ini juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas respons Satpol PP terhadap berbagai dinamika sosial di masyarakat, memperkuat kemampuan komunikasi dalam penanganan potensi konflik, menumbuhkan semangat kerja sama tim dalam setiap penugasan, memberikan pemahaman mendalam mengenai prosedur penindakan yang berkeadilan dan sesuai regulasi serta mendorong transformasi budaya kerja yang lebih modern, adaptif, dan berbasis pelayanan.
Ke depan, Satpol PP Luwu Timur berencana meningkatkan pelatihan berkelanjutan, baik dalam bentuk workshop, simulasi lapangan, maupun pendidikan lanjutan untuk mendukung profesionalisme aparatur.

“Kami berkomitmen untuk terus melaksanakan pengembangan kapasitas secara berkesinambungan. Harapan kami, Satpol PP Luwu Timur dapat menjadi role model dalam penegakan Perda yang humanis, tegas, dan berintegritas,” tutup Baharuddin. (rls)

Exit mobile version