MAKALE, BKM — Bupati Tana Toraja Zadrak Tombeg didampingi Ketua TP PKK Erni Yetti Riman menyerahkan bibit kopi Arabika ke petani sekaligus menam di Pangle Manggau, Kecamatan Makale, Jumat (12/12). Sebanyak 150 ribu bibit kopi arabika ditanam kelompok tani di enam kecamatan di Tana Toraja.
Program ini merupakan bagian dari peremajaan kopi digulirkan Kementerian Pertanian menjaga produktivitas kopi Toraja. Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Tana Toraja, Sulaiman Malia, mengatakan sebagian besar tanaman kopi di wilayah Toraja telah memasuki usia tua dan tidak lagi produktif.
“Di beberapa wilayah, pohon kopi sudah minim produksi bahkan ada yang tidak berbuah. Olehnya itu program peremajaan kopi ini sangat bermanfaat,” ujarnya.
Dia menegaskan, bantuan bibit ini tidak hanya untuk menggairahkan kembali kebun kopi, tetapi juga mengangkat ekonomi kerakyatan dan memperkuat posisi kopi Toraja di pasar nasional.
Bupati Zadrak menekankan bantuan ini bukti nyata perhatian Mentan, Amran Sulaiman, terhadap penguatan sektor pertanian di Toraja.
“Ketika saya menghadap beliau katakan siap memberi bantuan. Dan hari ini terealisasi,” katanya.
Pemkab Tana Toraja terus berkomitmen meningkatkan kesejahteraan petani kopi melalui pendampingan, program bantuan, hingga upaya menjaga kualitas produksi. Selain menopang ekonomi petani, Zadrak menekankan peremajaan kopi juga penting bagi pelestarian lingkungan, terutama mencegah erosi dan kerusakan lahan.
Zadrak pun berpesan penyuluh dan petani serius melakukan proses budidaya sejak awal hingga masa panen. Pasca distribusi 150 ribu bibit arabika, pemerintah berharap Tana Toraja kembali memperkuat posisi salah satu daerah penghasil kopi unggulan di Indonesia. (gus/D)

