Site icon Berita Kota Makassar

Bupati Zadrak Buka Toraya Ma’kombongan, Forum Bahas Adat dan Budaya Toraja

MAKALE, BKM — Bupati Tana Toraja, Zadrak Tombeg membuka “Toraya Ma’kombongan” di Gedung Tammuan Mali Makale, Selasa (16/12).
Menurut Zadrak norma adat budaya adalah kebiasaan, nilai, dan hukum yang telah diwariskan secara turun-temurun kelompok masyarakat mencakup cara hidup seperti rambu solo dan rambu tuka’ Toraya membentuk identitas dan kekayaan tradisi.

Budaya juga merupakan bagian penting dari identitas suatu daerah diwariskan menjaga keharmonisan sosial dan keunikan lokal. Adat budaya memiliki nilai, norma, kelembagaan, dan hukum lazim di suatu daerah jika dilanggar menimbulkan sanksi sosial.
Usai kegiatan Zadrak kepada wartawan mengatakan, Toraya Ma’kombongan sebagai wujud perhatian pemerintah dalam melestarikan budaya dan adat Toraja karena cukup unik dibanding budaya lainnya.

” Pemerintah daerah memasilitasi kegiatan ini selama tiga hari dan menghadirkan nara sumber dari berbagai disiplin ilmu untuk merumuskan setelah pembahasan di empat komisi pelestarian budaya Toraja agar lebih baik kedepan, ” ujar mantan Bupati Theofilus Allorerung.

Turut hadir anggota DPR RI Fraksi Demokrat Irjen Pol (Purn) Frederik Kalalembang, anggota DPRD Provinsi Sulsel Fraksi Gerindra Firmina Tallulembang, Ketua TP PKK Erni Yetti Riman, dan undangan lainnya. Forkopimda nara sumber silih berganti sajikan materi diawali Dandim 1414, menyusul Kapolres, Kejari, dan PN Makale menguraikan tagling Tana Toraja Masero (Masero Tangnga, Masero Painan, Masero Tikulau). (gus/D)

Exit mobile version