SOPPENG, BKM — Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Soppeng periode 2025-2028 resmi dilantik dan dikukuhkan di Ruang Pola Kantor Bupati Soppeng, Senin (20/12).
Pengukuhan pengurus PWI Kabupaten Soppeng dilakukan Ketua PWI Provinsi Sulsel H Agussalim Alwi Hamu dan disaksikan Bupati Soppeng H Suwardi Haseng dan sejumlah pejabat lingkup Kabupaten Soppeng.
Ketua PWI Soppeng Andi Jumawi dalam sambutannya mengatakan PWI Kabupaten Soppeng mengusung tema PWI Bangkit, Bersatu, Mewujudkan Jurnalisme yang Profesional dan Berintegritas.
” Tema ini bukan sekadar slogan, melainkan refleksi komitmen kami untuk memperkuat peran pers yang bertanggung jawab, beretika, serta mampu menjawab tantangan zaman di tengah dinamika informasi yang semakin kompleks,” ujar Andi Jumawi.
Dia menambahkan atas nama pribadi dan seluruh pengurus PWI Soppeng yang baru dilantik menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Ketua PWI Provinsi Sulsel atas kepercayaan, bimbingan, serta amanah yang telah diberikan kepada kami untuk mengemban tugas dan tanggung jawab organisasi ini.
Menurutnya pelantikan hari ini bukanlah akhir dari sebuah proses, melainkan awal dari tanggung jawab besar untuk menjaga marwah PWI sebagai organisasi pers tertua dan paling kredibel di Indonesia. Amanah ini menuntut komitmen kuat, integritas yang tinggi, serta profesionalisme dalam menjalankan fungsi jurnalistik sesuai dengan UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik, ke depan, PWI Kabupaten Soppeng berkomitmen untuk. Meningkatkan kualitas dan kapasitas wartawan melalui pendidikan, pelatihan, dan uji kompetensi. Menegakkan disiplin organisasi serta etika jurnalistik secara konsisten. Menjadi mitra strategis pemerintah daerah, TNI–Polri, dan seluruh elemen masyarakat. Menghadirkan karya jurnalistik yang akurat, berimbang, mencerdaskan, dan bertanggung jawab.
Ditambahkan Andi Jumawi pihaknya menyadari bahwa tantangan dunia pers di era digital saat ini semakin berat, ditandai dengan derasnya arus informasi, maraknya hoaks, dan disinformasi. ”PWI harus hadir sebagai penjaga akal sehat publik, memperkuat literasi media, serta menjadi rujukan dalam menghadirkan informasi yang dapat dipercaya,” jelasnya.
Dalam menjalankan peran tersebut, PWI Kabupaten Soppeng membuka ruang kolaborasi yang seluas-luasnya dengan Pemerintah Kabupaten Soppeng dan seluruh pemangku kepentingan, dengan tetap menjunjung tinggi independensi pers sebagai salah satu pilar utama demokrasi.
Sementara Bupati Soppeng H Suwardi Haseng menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus PWI Soppeng yang baru dilantik. Dia menegaskan bahwa Pemkab memandang pers sebagai mitra strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah.
“Pers memiliki peran penting dalam mencerdaskan masyarakat, menyampaikan informasi pembangunan secara objektif, serta menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat,” ujar Bupati.
Bupati juga menekankan pentingnya profesionalisme dan integritas wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik, sejalan dengan Undang-Undang Pers dan kode etik jurnalistik.
“Atas nama Pemkab Soppeng, kami berharap PWI dapat terus menjaga independensi, profesionalisme, dan etika jurnalistik, sekaligus berkontribusi aktif dalam menciptakan iklim informasi yang sehat, berimbang, dan bertanggung jawab,” lanjutnya.
Menurut Bupati, sinergi yang baik antara pemerintah daerah dan insan pers akan memperkuat transparansi, akuntabilitas, serta mendukung percepatan pembangunan di Bumi Latemmamala.
“Pemkab Soppeng senantiasa membuka ruang dialog dan kemitraan yang konstruktif dengan insan pers demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.
Pelantikan dihadiri Wakil Bupati Selle KS Dalle dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan dan perwakilan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), pimpinan organisasi Pers, serta para wartawan dari berbagai media di Kabupaten Soppeng. (ton/D)

