SIDRAP, BKM–Politisi Nasdem selaku Bupati Sidrap H Syaharuddin Alrif, resmi membuka Expo dan Pelayanan Publik Terpadu di Taman Usman Isa, Kelurahan Pangkajene, Kecamatan Maritengngae, Senin (29/12) malam.
Kegiatan melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah, di antaranya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Kesehatan, serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
Ada pula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Dinas Pengendalian Penduduk dan KB, serta unsur korwil.
Pembukaan Expo juga dihadiri Wakil Bupati Nurkanaah, Ketua DPRD Takyuddin Masse, Kapolres AKBP Fantry Taherong, Ketua Pengadilan Agama Andi Muhammad Yusuf, serta Sekda Andi Rahmat Saleh.
Turut hadir Ketua TP PKK Haslindah Syaharuddin, serta perwakilan Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri, para asisten, staf ahli bupati, kepala OPD, camat, direktur rumah sakit, kepala desa dan lurah, serta instansi terkait.
Syahar-panggilan akrab Bupati Syaharuddin Alrif menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang mendekatkan layanan kepada masyarakat tersebut.
Ia menyebut expo juga menjadi bagian dari evaluasi kinerja menjelang satu tahun kepemimpinan bersama Wakil Bupati Nurkanaah.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari evaluasi perjalanan kita menjelang satu tahun kepemimpinan SAR-Kanaah mulai dari bulan dua sampai bulan dua belas,”ujar sekretaris DPW Nasdem Sulsel ini.
Ia menegaskan, berbagai program unggulan di sektor pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik telah berjalan, meski masih membutuhkan penguatan.
“Semua bermuara pada kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Sidenreng Rappang. Arah kebijakan sesuai dengan program unggulan yang telah kami canangkan,”lanjutnya.
Mantan Wakil Ketua I DPRD Sulsel ini lantas memaparkan sejumlah capaian pembangunan daerah berdasarkan data resmi pemerintah pusat. Salah satunya, penurunan angka stunting terendah di Sulawesi Selatan yang mengantarkan Sidrap menerima dana insentif fiskal sebesar Rp5,6 miliar.
Selain itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sidrap mengalami peningkatan dari 74,81 pada 2024 menjadi 75,49 setelah 10 bulan kepemimpinan.
“Kita bekerja hasilnya kita naik dari 74,81 menjadi 75,49. Pendidikan dan kesehatan menjadi indikator utama,”pungkasnya. (rif)
