MAKASSAR, BKM — Kepolisian Resort Kota Besar (Polrestabes) Makassar mengungkap tiga kasus di awal tahun 2026.
Hal ini diungkapkan Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana didampingi Kasat Reskrim, AKP Devi Sudjana, Kasi Humas, AKP Wahiduddin, dan Kasi Propam, AKP Ramli, Senin siang (5/1), melalui press release di aula Mappaoddang.
Kapolrestabes Makassar mengemukakan, mulai awal 2026 ini Polrestabes Makassar sudah mengungkap tiga kasus menonjol.
Di antaranya, kasus pertama adalah kasus pengeroyokan di Jalan Kerung-Kerung pada Rabu dini hari (31/12)
Akibat pengoroyokan ini, korban berinisial F (19), warga Gowa, tewas lantaran korban menegur kepada para pelaku yang membakar petasan dan kembang api.
Sekitar enam orang pelaku sudah diamankan di Mapolrestabes Makassar untuk menjalani pemeriksaan. Sedangkan kasus kedua kasus adik nenikam kakak kandung sendiri berinisial HT (34) dengan menggunakan sebila badik hingga tewas dan meninggal.
Pelaku juga sudah diamankan di Mapolrestabes Makassar bersama barang bukti berupa sebilah badik, selembar baju kaos warga biru dan jaket.
Sementara kasus ketiga adalah perselingkuhan seorang suami berinisial AR yang tertangkap basah warga. AR diruga berselingkuh dengan karyawan sendiri sebagai penjual nasi kuning di Barombong berinisial AC.
Kemudian istri AR merekam suaminya bermesraan dengan AC di dalam kamar. Kemudian istrinya menyebarkan dan langsung diamankan untuk menjalani pemeriksaan di Mapolrestabes Makassar dalam kasus penyebaran video. (jul)
