BULUKUMBA, BKM — Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf secara resmi meluncurkan Ekspor Ikan ke Arab Saudi di area Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), kawasan Kolam Labuh Pantai Merpati Bulukumba, Jumat (9/1).
Ekspor ikan ini merupakan kerja sama antara Pemkab Bulukumba dengan investor asal Arab Saudi, Abdul Hafith dan Abdul Rahim. Keduanya memang sudah lama kenal dengan Bupati Andi Muchtar Ali Yusuf.
Sebelum seremoni peluncuran, Andi Utta terlebih dahulu berbincang dengan investor Arab Saudi tersebut, termasuk membahas beragam potensi yang dimiliki oleh daerah berjuluk Bumi Panritalopi.
Dalam sambutannya dia mengaku kerja sama ekspor merupakan suatu kebanggaan bagi masyarakat Bulukumba utamanya bagi para nelayan. Sebab, nelayan Bulukumba kini punya pasar ekspor yang menjanjikan.
“Untuk ekspor ikan perdana hari ini, stoknya masih terbatas. Ikan Kerapu dan Tenggiri kurang lebih 700 kilogram. Ke depan kita target bisa sampai 2,5 ton per hari,” ungkap Andi Utta disambut tepuk tangan riuh.
“Kondisi hari ini juga, masih dalam suasana tahun baru. Ke depan kalau cuaca sudah membaik, dan nelayan sudah bisa melaut secara maksimal, insya Allah target kita tercapai,” sambungnya.
Andi Utta mengemukakan, target 2,5 ton ikan per hari untuk bisa diekspor ke Arab Saudi cukup realistis. Terlebih lagi dengan adanya pengepul ikan di daerah-daerah tetangga, seperti di Kabupaten Sinjai, Kepulauan Selayar dan Bantaeng.
“Kalau maksimal, bisa satu ton per hari untuk satu pengepul. Bulukumba jadi hub. Sehingga nanti ikan yang dari Kabupaten tetangga disatukan di Bulukumba, lalu dikirim ke Arab Saudi,” ujar Andi Utta.

Dengan kerja sama ekspor ini, maka ikan Bulukumba tidak lagi “nyangkut” di pasar ekspor Makassar. Tetapi alurnya, ikan Bulukumba langsung ke Bandar Udara Sulthan Hasanuddin, kemudian menuju ke Bandar Udara King Abdul Aziz di Jeddah. Menurut Andi Utta, potensi perikanan dan kelautan di Kabupaten Bulukumba sangat luar biasa. Dengan kerja sama ekspor ini, maka nelayan bisa mendapatkan harga yang lebih besar.
“Ekspor hari ini baru langkah awal. Semoga ke depan bukan cuma ikan Kerapu saja yang kita ekspor, tapi juga jenis ikan lainnya,” jelas Andi Utta.
Turut hadir Kadis Perikanan dan Kelautan Kabupaten Bulukumba, Thaiyeb Maningkasi, Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Kabupaten Bulukumba, Andi Uke Indah Permatasari, Camat Ujung Bulu, Andi Syamsir Achyat Patunru, sejumlah pejabat Eselon III lingkup Pemkab Bulukumba lainnya, dan beberapa tamu undangan.
Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Bulukumba, Thaiyeb Maningkasi menjelaskan bahwa memang kedua investor asal Arab Saudi ini sudah sering transaski ekspor ikan Indonesia melalui penyedia di Kota Makassar. Namun demikian, Pemkab Bulukumba berinisiatif untuk langsung memotong sedikit rantai distribusi.
“Jadi tidak lagi melalui penyedia di Kota Makassar, tapi mereka langsung ke sumbernya di Bulukumba. Selama ini eksportir ikan cuma di Kota Makassar. Sekarang kita luncurkan ekspor ikan sendiri ke Arab Saudi,” ujar Thaiyeb. (ful)

