Site icon Berita Kota Makassar

Talenrang – DM Fokus Tekan Angka Kemiskinan Ekstrem

GOWA, BKM–Dalam visi misi politiknya, pasangan Bupati dan Wakil Bupati Gowa Husniah Talenrang dan Darmawangsyah Muin (DM) telah berkomitmen akan mensejahterakan masyarakat Kabupaten Gowa.
Salah satu upaya menuju komitmen itu adalah menekan angka kemiskinan ekstrem di Kabupaten Gowa.
Saat ini Gowa mampu mencapai persentase capaian penurunan Keluarga Miskin Ekstrem (KME) yakni tersisa 17 persen. Angka ini diklaim Pemprov Sulsel sebagai angka terendah (persentase terendah) pertama di Sulsel untuk kategori penurunan angka kemiskinan ekstrem.

Mengejar target nasional yakni dibawah angka 14 persen, Pemerintah Kabupaten Gowa terus menggencarkan pelacakan KME hingga mengintervensinya.
Temuan KME yang hingga saat ini terus dilakukan Pemkab Gowa adalah dengan mendata KME kemudian mendampinginya hingga mengintervensinya agar mampu menata kehidupannya lebih baik, sehingga kemudian tidak lagi berkategori miskin ekstrem.

“Kamis lalu, kami turun lagi mengunjungi beberapa KME atau keluarga miskin ekstrem. Ada tiga KME yang kami kunjungi yakni di Bontonompo Selatan dan Bajeng Barat. Kami menyambangi tiga rumah KME. Ada satu rumah warga kami intervensi dengan melakukan bedah rumah sebab hunian mereka sangat tidak layak ditempati. Sementara dua KME lagi kita bantu dengan modal usaha dan satunya lagi kami sambangi dengan memberikan kebutuhan pokok,” kata Husniah yang juga Ketua DPW PAN Sulsel ini.
Tiga rumah KME yang dikunjungi adalah rumah Gassing Daeng Leo, Sangkala Jowa di Kecamatan Bajeng Barat, dan Baco Daeng Maling di Kecamatan Bontonompo Selatan (Bonsel).
“Setelah melihat kondisi rumah mereka, Pemkab bersama Baznas akan memberikan bantuan rumah layak huni kepada keluarga Gassing Daeng Leo dan Baco Daeng Maling,”kata Bupati perempuan pertama di abupaten Gowa ini.

Kepada keluarga Sangkala Jowa dibantu dengan sembako dan lainnya. Sangkala Jowa sebelumnya telah menerima intervensi bedah rumah yang dilakukan Pemkab Gowa melalui Baznas. Selain itu para KME juga peralatan dapur, modal usaha, etalase warung, hingga bantuan ternak serta pelayanan kesehatan juga diberikan kepada KME.
Khusus pelayanan kesehatan, kata Talenrang, pihaknya terus memantau melalui para Puskesmas dan juga pendampingan pendidikan diberikan untuk anak-anak KME.
Selain di Bonsel dan Bajeng Barat, kunjungan yang sama dilakukan di Kecamatan Pallangga, Sabtu (10/1). Di kecamatan berpenduduk terbesar kedua dari Kecamatan Somba Opu ini, Bupati Gowa mengunjungi rumah bernama Kade Dg Sija di Desa Julubori, Pallangga.

Di rumah Kade Dg Sija yang hidup dalam kondisi memprihatinkan, Bupati Gowa juga mendapati istri, Kade Dg Sija yakni Dg Sanging dalam kondisi sakit stroke.
Keduanya menjalani hari-hari dengan keterbatasan ekonomi dan tinggal di rumah yang jauh dari kata layak huni, tanpa dukungan memadai untuk kebutuhan hidup maupun kesehatan.
Tanpa setengah-setengah membantu Kade Dg Sija, Husniah memerintahkan pasangan suami istri lanjut usia dibawa ke RSUD Syekh Yusuf. Baik Kade Dg Sija maupun istrinya yakni Dg Sangnging dirawat sementara di RSUD sambil menunggu proses bedah rumah mereka. (sar/rif)

Exit mobile version